EDUKASI

* Logo Kampus  STMIK “AMIKBANDUNG”

logostmik-amikbandung

Gedung STMIK “AMIKBANDUNG”
Jl. Jakarta No. 28 Bandung Telp./Fax. 022-727 1136

gedung-stmik

* Character Building Training

Profil Download : http://www.ziddu.com/download/4740755/ProfilCharbuilAmikBdg.pdf.html
[Profil Character Building Training STMIK “AMIKBANDUNG”]

* SKKNI Practical Office :

  • SKKNI-Presentasi
  • SKKNI-WordProcessor
  • SKKI-Spreadsheet
  • * SKKNI – MULTIMEDIA :

    Unit 01

  • Tikmm0100101
  • Tikmm0100201
  • PHP :

    Dunia internet berkembang begitu cepat, dari web statis berkembang menjadi web dinamis.
    Dunia PHP adalah salah satu dunia pemrograman internet, yang menjalankan web dinamis

    [:]Anda membutuhkan Server Console.

    Pilih salah satu:
    1. PHPTriad, cari di google.com keyword: download phptriad
    2. XAMPP (Lebih Proffesional), cari di google.com keyword: download XAMPP

    Jika kesulitan menemukan program diatas, email penulis di black.scorpio.night@gmail.com
    Baca aturan pakainya…lanjutkan sendiri mudah kok…

    [:] Setelah terinstall dengan baik
    anda bisa mulai coba

    >> script 1:
    —————–
    <?
    echo “Selamat datang di dunia PHP”;
    ?>
    —————–

    Nanti hasilnya: Selamat datang di dunia PHP

    >> script 2 (Perkenalan Variabel $xx):
    —————–
    <?
    $nama = b_scorpio;
    echo $nama;
    ?>
    —————–
    Nanti hasilnya: b_scorpio

    >> script 3 (Perkenalan Function()):
    —————–
    <?
    function birthday() {
    $age = 20;
    }

    birthday();

    echo $age;
    ?>
    —————–
    Nanti hasilnya: 20

    Sampai di sini anda mungkin sudah ahli, jadi ya saya loncati saja…
    [:] Perkenalan PHP super globals

    Tabelnya:

     

     

    $GLOBALS

    Contains any global variables that are accessible for the local script. The variable names are used to select which part of the array to access.

    $_SERVER

    Contains information about the web server environment.

    $_GET

    Contains information from GET requests (a form submission).

    $_POST

    Contains information from POST requests (another type of form submission).

    $_COOKIE

    Contains inform from HTTP cookies.

    $_FILES

    Contains information from POST file uploads.

    $_ENV

    Contains information about the environment (Windows or Mac).

    $_REQUEST

    Contains information from user inputs. These values should not be trusted.

    $_SESSION

    Contains information from any variables registered in a session.

    *penting !!:
    Kedepannya anda akan sering berhadapan dengan PHP super globals.

    >> Script 4
    —————–
    <?php
    $my_string = “b_scorpio”;
    echo “Belajar PHP dengan $my_string di www.ilmuwebsite.com“;
    ?>
    —————–
    [:] Permasalahan Dobel Quote

    >> Script 5
    —————–
    <?php
    // ini tidak bisa bekerja karena ada Dobel Quote pada tag HTML
    echo “<h2 class=“specialH2”>www.ilmuwebsite.com</h2>”;
    ?>
    —————–
    >> Script 6
    —————–
    <?php
    // Dobel Quote dapat diatasi dengan menggantinya dengan Single Quote
    echo “<h2 class=‘specialH2’>www.ilmuwebsite.com</h2>”;
    ?>
    —————–

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Perkenalan dengan PHP

    Di bagian ini kita akan membahas
    – Define
    – PHP Decision Making

    Ok kita mulai

    – Define
    di sini saya akan jelaskan sedikit tentang define:
    define mirip dengan, “string”:
    —————
    <?php
    define(“HELLO”, “Hello world!”);
    echo HELLO;
    ?>
    —————
    Nanti hasilnya: “Hello world.”

    – PHP Decision Making
    PHP Decision Making yang akan saya jelas kan kali ini adalah yang sering di pakai dalam programing website
    – if
    – else
    – elseif

    Penggunaan fungsi “if”
    Sebagai penalaran “if” anda samakan dengan “jika”
    Contoh:
    if (kondisi expresi)
    {
    kode anda;
    }

    Contoh Penerapan:
    <?php
    if  ($user == b_scorpio)
    {
    echo “user anda b_scorpio”;
    }
    ?>

    Contoh Penerapan untuk user autentifikasi:
    <?php
    if  ($user == b_scorpio && $password == 8_5c0rp10)
    {
    echo “anda berhasil login”;
    }
    ?>

    Penggunaan fungsi “else”
    Sebagai penalaran anda asumsikan “else” sebagai “jika tidak”
    Contoh:
    if (kondisi expresi)
    {
    kode anda;
    }
    else
    {
    kode anda;
    }

    Contoh Penerapan:
    <?php
    if  ($user == b_scorpio)
    {
    echo “user anda b_scorpio”;
    }
    else
    {
    echo “anda bukan b_scorpio”;
    }
    ?>

    Contoh Penerapan untuk user autentifikasi:
    <?php
    if  ($user == b_scorpio && $password == 8_5c0rp10)
    {
    echo “anda berhasil login”;
    }
    else
    {
    echo “anda tidak bisa login”;
    }
    ?>

    Penggunaan fungsi “elseif”
    “elseif” di gunakan untuk, statment “if” lebih dari satu

    Contoh Penerapan untuk user autentifikasi:
    ————–
    <?php
    if  ($user == b_scorpio)
    {
    echo “anda login sebagai $user”;
    }

    elseif ($user == alk)
    {
    echo “anda login sebagai $user”;
    }

    elseif ($user == johan)
    {
    echo “anda login sebagai $user”;
    }

    else
    {
    echo “anda tidak bisa login”;
    }
    ?>

    Implementasi dari Penerapan untuk user autentifikasi, lebih lanjut Anda bisa lihat di bagian PHP Tutorial

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Membahas Fungsi if – ifelse – else

    – include()
    – include_once()
    – require()
    Fugnsi di atas berguna untuk menggabungkan file PHP atau bukan PHP kedalam file PHP

    +++ include()
    sebagai contoh
    head.php
    —–
    <?php
    echo “selamat datang di website ku<br>”;
    ?>
    —–

    body.php
    —–
    <?php
    include ‘head.php’;
    echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
    ?>
    —–
    hasilnya:
    selamat datang di website ku
    Ini adalah contant atau isi dari website ku

    +++ include_once()
    “include_once()” berfungsi untuk membatasi fungsi include cuma untuk satu kali saja
    contoh jika tidak menggunakan “include_once()”:
    body.php
    —–
    <?php
    include ‘head.php’;
    include ‘head.php’;
    include ‘head.php’;
    echo “<br>Ini adalah content atau isi dari website ku<br>”;
    ?>
    —–
    hasilnya:
    selamat datang di website ku
    selamat datang di website ku
    selamat datang di website ku
    Ini adalah content atau isi dari website ku

    contoh jika menggunakan “include_once()”:
    body.php
    —–
    <?php
    include_once ‘head.php’;
    include_once ‘head.php’;
    include_once ‘head.php’;
    echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
    ?>
    —–
    hasilnya:
    selamat datang di website ku
    Ini adalah content atau isi dari website ku

    +++ require()
    fungsi ini tidak jauh beda dengan fungsi “include()” alias sama,
    jadi kita loncati saja fungsi ini

    Sekarang untuk sisi security/keamanan dari fungsi include()
    kenapa??
    ya.. karena fungsi ini paling banyak di manfaatkan hacker ….

    1. include hanya file yang berasal dari server anda saja…
    caranya:
    body.php
    ——
    <?php
    include($_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’].’/head.php’);
    ?>
    ——
    jika file head.php ada di root atau tidak dalam folder

    body.php
    ——
    <?php
    include_once($_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’].’/head.php’);
    ?>
    ——

    body.php
    ——
    <?php
    require_once($_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’].’/head.php’);
    ?>
    ——

    Untuk melihat dimana posisi file php anda, anda bisa gunakan:

    <?php
    echo $_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’];
    ?>

    !!! PENTING !!!
    Jika “$_SERVER[‘DOCUMENT_ROOT’]” tidak bisa jalan di server anda dikarenakan
    restrict dari penyedia jasa hosting, anda tetap boleh menggunakan “include ‘head.php’;”

    !!! KESALAHAN YANG FATAL !!!
    JANGAN GUNAKAN “VARIABEL” DALAM FUNGSI INCLUDE / REQUIRE
    Contoh:
    body.php
    —–
    <?php
    include $_GET[‘file’];
    echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
    ?>
    —–
    BAHAYA !!!
    kenapa?? karena orang lain bisa menambahkan file dari luar …!!!

    binggo..!!! server anda kena…!!!
    ——

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Membahas Fungsi include – include_once – require

    Anda mau membuat system check karakter dengan menggunakan Regular
    Expressions??

    Berikut ada script sederhana yang mungkin bisa menjadi
    inspirasi anda:

    <?php
    $line = “ilmuwebsite”;

    if (eregi
    (“^[a-z]+$”, $line)) {
    // .. lakukan jika benar
    echo “Benar”;

    }
    else {
    // .. lakukan jika salah
    echo
    “Salah”;

    }
    ?>

    Deskripsi:
    Fungsi if :
    saya kira anda sudah tahu
    fungsi eregi : ini adalah fungsi untuk
    membandingkan
    sedangkan ^[a-z]+$ : ini adalah Regular Expressions

    Yang berarti:
    ^ : harus di awal
    [a-z] : karakter a sampai z
    + :
    lebih dari satu
    $ : harus di akhir

    Jadi artinya:
    1. didepan harus
    ada karakter a-z
    2. di tengah ada karakter a-z boleh lebih dari 1
    3. di
    akhir harus ada karakter a-z

    Logika:
    Bandingkan
    kombinasi Regular Expressions ^[a-z]+$ dengan strng $line yang ber
    isi “ilmuwebsite”
    jika benar tampilkan tulisan Benar, dan juka salah
    tampilkan tulisan salah

    Ada juga script yang lain:
    <?php
    if
    (ereg (“^[[:alpha:]]+$”, $line)) {
    // .. lakukan jika benar
    echo
    “Benar”;

    } else {
    // .. lakukan jika salah
    echo
    “Salah”;

    }
    ?>

    Penjelasan:
    Disin kita menggunakan fungsi
    ereg yang berarti case sensitif, lalu kita juga menggunakan [[:alpha:]] sebagai
    alternatif lain dari Regular Expression.

    Berikut daftar tabel
    nya:

    Name Description
    [[:alnum:]] All alphanumeric characters
    [a-zA-Z0-9]
    [[:alpha:]] All alphabetic characters [a-z]
    [[:blank:]] Tab and space [\t ]
    [[:cntrl:]] All the control characters
    [[:digit:]] All decimal digits [0-9]
    [[:graph:]] All printable characters except space
    [[:lower:]] All lowercase letters [a-z]
    [[:print:]] All printable characters
    [[:punct:]] Punctuation marks [\.,;:-]
    [[:space:]] All whitespace characters
    [[:upper:]] All the uppercase letters [A-Z]
    [[:xdigit:]] The set of hexadecimal digits

    Untuk artikel berikutnya saya coba akan jelaskan
    Regular Expression secara lebih jauh
    terimakasih
    Jika ada salah saya mohon
    maaf, jika ada pertanyaan tulis comment di bawah ini🙂
    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Mengecek Karakter dengan Regular Expressions

    Kali ini aku akan mencoba menjelaskan tentang yang namanya multi-line string.

    langsung saja…

    Sintaks :

    <<<string
    …scripting…
    string;

    Penjelasan :

    tanda
    <<<script mengindikasikan bahwa script selanjutnya merupakan
    satu multi-line string yang diakhiri dengan tanda script;

    atau script yang berada diantara <<<script s/d script; adalah special quote sign (tanda kutip khusus).

    Kegunaan :
    kita
    dapat meletakkan variabel diantara special text, dan secara otomatis
    PHP akan membaca variabel tersebut sesuai dengan nilainya.

    contoh aplikasinya seperti dibawah ini…

    (aplikasi ini hanya contoh, jadi saya buat sesimple mungkin)

    <?

    //Scripting On 24 Juli at 22:59

    //tampilan form
    print <<<safrilbnugroho
    <form action= “$_SELF?get=hasil” method=”POST”>
    <input type=”text” name=text>&nbsp;<input type=”submit” name=”submit” value=”test”>
    </form>
    safrilbnugroho;

    /*
    Perhatikan
    form diatas, kita tidak perlu menambahkan tanda “\” sebelum tanda kutip
    untuk embuat tanda kutip dikenali oleh PHP sebagai tanda kutip HTML,
    karena secara otomatis PHP akan membaca tanda kutip tersebut sebagai
    tanda kutip HTML bukan sebagai string PHP
    */

    //kondisi form
    if ($_GET[get]==’hasil’) {
    print “input anda adalah $_POST[text]”;
    } else {
    print “”;
    }

    ?>

    selesai sudah…

    semoga tutorial ini mudah dimengerti dan bermanfaat. amien..

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Penjelasan | Multi Line String |


    Sekarang saya akan mencoba menjelaskan tentang PHP Looping
    di dalam php looping kita dapat menggunakan beberapa fungsi, seperti:

    while loops, For Loops, Breaking Out of a Loop, continue Statements.

    ok coba kita explain satu persatu

    1. While Loops

    syntax untuk while loop:

    while (expression)
    {
    code to
    execute;
    }

    contoh while loop yang menghitung sampai 10

    script————-

    <?php
    $num = 1;

    while ($num <= 10){
    print “Number is $num<br />\n”;
    $num++;
    }

    print ‘Done.’;
    ?>

    script————-

    menghasilkan:

    Number is 1
    Number is 2
    Number is 3
    Number is 4
    Number is 5
    Number is 6
    Number is 7
    Number is 8
    Number is 9
    Number is 10
    Done.

    script nya akan me-loop sampai 10 dan script $num++ bertambah 1

    2. For Loops
    syntax untuk For Loops adalah

    for (initialization expression; test expression; modification expression){
    code that is executed;
    }

    contoh script untuk for loop:

    script————-

    <?php
    for ($num = 1; $num <= 10; $num++) {
    print “Number is $num<br />\n”;
    }
    ?>

    script————-

    menghasilkan:

    Number is 1
    Number is 2
    Number is 3
    Number is 4
    Number is 5
    Number is 6
    Number is 7
    Number is 8
    Number is 9
    Number is 10

    3. Menghentikan sebuah Loop

    contoh Menghentikan sebuah Loop untuk menghindari Loop:

    script————-

    <?php

    $counter = -3;

    for (; $counter < 10; $counter++){
    // Check for division by zero
    if ($counter == 0){
    echo “Stopping to avoid zero.”;
    break;
    }

    echo “100/$counter<br />”;
    }

    ?>

    script————-

    menghasilkan:

    100/-3
    100/-2
    100/-1
    Stopping to avoid division by zero.

    *dia akan loop sampai fungsi if dan karena ada script break, maka proses akan berhenti
    *script ini suatu saat akan berguna “Trust me”

    4. continue Statements

    penggunaan continue selain break

    script————-

    <?php

    $counter =- 3;

    for (; $counter < 10; $counter++){
    // Check for division by zero
    if ($counter == 0){
    echo “Skipping to avoid zero.<br />”;
    continue;
    }

    echo “100/$counter<br />”;
    }

    ?>

    script————-

    menghasilkan:

    100/-3
    100/-2
    100/-1
    Skipping to avoid zero.
    100/1
    100/2
    100/3
    100/4
    100/5
    100/6
    100/7
    100/8
    100/9

    *dia akan loop sampai fungsi if dan karena ada script continue, maka proses akan berhenti mengganti angka 0 menjadi
    Skipping to avoid zero, lalu looping akan di lanjutkan kembali

    *script ini juga suatu saat akan sangat berguna

    Seperti judul lagu Linkin Park “What I’ve Done”?
    kita telah belajar looping

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul PHP Looping

    fungsi strpos(); berguna untuk mencari tahu dimana posisi sebuah karakter

    strpos($string, “huruf yg akan di cari dalam string”);

    contoh:
    <?php
    $name = ‘michael’;
    echo strpos($name, ‘e’);
    ?>

    jawabannya adalah 5,
    mengapa demikian? karena strpos(); akan menghitung mulai dari “m” sampai huruf yang sudah di tentukan yaitu “e”,

    cara menghitung strpos(); adalah dari mulai angka 0
    ,

    coba anda hitung sekali lagi mulai dari huruf “m” sampai “e” dengan start awal huruf “m” yang dihitung dari 0, hasil nya pasti 5
    ini menunjukkan bahwa huruf “e” ada di posisi 5

    contoh lain:
    <?php
    $email1 = “michael@planet.com”;
    echo strpos($email1, “planet.com”);
    ?>

    hasilnya adalah 8
    karena
    yang di cari adalah sebuah kata “planet.com”, maka dia akan menghitung
    mulai dari “m” sampai di temukannya huruf “p” huruf pertama dari kata
    “planet.com”

    contoh lain:
    <?php
    $email1 = “michael@planet.com”;
    if (strpos($email1, “planet.com”)) {
    echo “ada tulisan planet.com”;
    }
    else {
    echo “tidak ada tulisan planet.com”;
    }
    ?>

    contoh
    di atas adalah gabungan dari strpos(); dengan fungsi if, yang dapat
    berfungsi untuk mengecek eksistensi/ keberadaan, logika dari script di
    atas adalah:
    jika dalam string $email1 terdapat huruf “planet.com”
    maka cetak tulisan “ada tulisan planet.com” sebaliknya jika tidak ada
    maka cetak tulisan “tidak ada tulisan planet.com”

    artikel terkait strpos()
    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Strpos Mencari Tahu Dimana Posisi Sebuah Karakter

    trim() digunakan untuk
    menghapus spasi di kanan dan kiri teks.
    htmlentities() digunakan
    untuk mengkonversi karakter-karakter tertentu dalam tag HTML, emm..kok ribet
    ya, pokoknya hasil fungsi ini akan menerjemahkan tag-tag HTML sebagai teks
    biasa.
    strip_tags digunakan
    untuk menghilangkan tag-tag HTML dan PHP dalam sebuah string.

    Ketiga fungsi di atas bisa
    digunakan untuk memfilter input/masukan form pada website kita, misalnya pada
    form buku tamu. Untuk contoh penggunaannya, siapkan file2 berikut:

    <!–[if !supportLists]–>

    <!–[endif]–>

     1. database

    create
    database db_gb ;
    use db_gb;
    create table guestbook (id int unsigned not null primary key auto_increment,
    nama varchar(50) not null, email varchar(100) not null, pesan text not null)

    <!–[if !supportLists]–>

     2. file
    koneksi.php

    <?php
    $host=”localhost”; $uname=”root”;
    $pass=””; $db=”db_gb”;
    $koneksi=mysql_connect($host,$uname,$pass);
    mysql_select_db($db,$koneksi);
    ?>

    3. file
    gb.html

    <form method=”post”
    action=”proses.php”>

    Nama *<br><input type=”text” name=”nama”
    size=”34″><br>
    Email *<br><input type=”text” name=”email”
    size=”34″><br>
    Pesan *<br><textarea name=”pesan” rows=”8″
    cols=”40″></textarea>
    <br>*) Wajib diisi <br>
    <input type=”reset” value=”Reset”
    name=”kosongkan”>
    <input type=”submit” value=”Kirim”
    name=”kirim”>
    </form>
    <p><a
    href=”lihatgb.php”>[ Lihat Data Tamu ]</a>

    4. file
    proses.php

    <?php
    include’koneksi.php’;
    if(isset($_POST[‘kirim’]) &&
    ($_POST[‘kirim’]===’Kirim’))
    {

    /*— filter input dg kombinasi fungsi trim dan strip_tags —*/
    $nama=trim(strip_tags($_POST[‘nama’]));

    $email=trim(strip_tags($_POST[’email’]));

    $pesan=trim(strip_tags($_POST[‘pesan’]));
    /*— filter input dg kombinasi fungsi trim dan htmlentities —*/

    /*

    $nama=trim(htmlentities($_POST[‘nama’]));
    $email=trim(htmlentities($_POST[’email’]));

    $pesan=trim(htmlentities($_POST[‘pesan’]));
    */


    /* ———————- tanpa filter ————————*/

    /*

    $nama=$_POST[‘nama’];
    $email=$_POST[’email’];
    $pesan=$_POST[‘pesan’];
    */

    if(($nama==”) || ($email==”) || ($pesan==”))
    $error= “Data tidak lengkap.<br>”;

    if(($nama!=”) && ($email!=”) && ($pesan!=”))
    { $queryAddGb=mysql_query(“insert
    into guestbook
    values(NULL,’$nama’,’$email’,’$pesan’)”);
    if($queryAddGb)
    { echo”<font color=red><b>Guestbook
    berhasil disimpan</b></font>”;
    echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2;
    url=./gb.html\”>”;
    exit; }
    else
    { echo”<font
    color=red><b>Data gagal disimpan</b></font>”;
    echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2;
    url=./gb.html\”>”;
    exit; }

    }


    if(isset($error))

    { echo”<font
    color=red><b>$error</b></font>”;

    echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2;
    url=./gb.html\”>”;

    exit; }

    }?>

    5. file lihatgb.php
    <?php
    include’koneksi.php’;
    $queryGb = mysql_query(“select *
    from guestbook”);
    $jmlGb = mysql_num_rows($queryGb);
    if($jmlGb==0)
    {
    echo”Data tamu masih kosong”; }
    else
    { $queryTampil=mysql_query(“select *
    from guestbook order by id desc”);

    echo”<p>DATA TAMU<p>”;

    while($dataGb=mysql_fetch_row($queryTampil))

    {
    echo””.wordwrap($dataGb[1],70,”<br>”,1).”<br>”;

    echo””.wordwrap($dataGb[3],85,”<br>”,1).”
    “;
    echo”<hr width=60% align=left>”; }}


    ?>

    Ok, setelah semua siap mari kita coba
    menginputkan data buku tamu. Misal :

    <!–[if !supportLists]–>

    Percobaan
    1

    Masukkan spasi
    yang banyak pada semua data nama, email dan pesan. Misal, tekan tombol spasi
    mpe 100X , he..he….
    Hasilnya, akan keluar pesan data tidak lengkap. Mengapa begitu? Karena sebelum
    divalidasi, inputan spasi akan dihilangkan oleh fungsi trim. Akibatnya data
    akan kosong dan keluarlah pesan data tidak lengkap.

    Percobaan
    2

    Masukkan data berikut:
    Nama :
    <b><i><u>Phii</u></i></b>
    Email : phii@poesing.bgt
    Pesan : <b><font color=red>Ayo belajar PHP, biar
    bisa bikin web sendiri</font></b>

    Setelah berhasil
    menginputkan data, silahkan klik [ lihat data tamu ]. Hasilnya, tag2 HTML akan
    dilenyapkan. Kenapa bisa hilang? Karena sebelum divalidasi, tag2 HTML akan
    dilenyapkan oleh fungsi strip_tags, sehingga yang akan tersimpan dalam tabel
    adalah string yang bersih dari tag2 HTML.

    Percobaan
    3

    Jadikan komentar
    pada bagian script filter yang menggunakan trim dan strip_tags. Lalu, hilangkan
    komentar pada script filter yang menggunakan trim dan htmlentities.
    Masukkan data
    yang sama dengan percobaan 2. Hasilnya, tag2 HTML akan ditampilkan, tapi hanya
    sebagai teks biasa. Mengapa begitu? Karena sebelum divalidasi, tag2 HTML akan
    difilter oleh fungsi htmlentities, sehingga hanya akan dibaca sebagia string biasa.

    Percobaan
    4

    Jadikan komentar
    pada bagian script filter yang menggunakan trim dan htmlentities.
    Kali ini, kita
    akan menginputkan data tanpa fliter, maka hilangkan komentar pada script tanpa
    filter.               Inputkan data sama seperti percobaan 1. Hasilnya? Lihat sendiri ya?
    Setelah itu inputkan data sama               seperti percobaan 2. Hasilnya? Lihat sendiri
    juga ya.he…he..

    Teman2 bisa donlot scriptnya disini

    Kesimpulan, ketiga fungsi di atas
    bisa kita gunakan untuk menyaring atau memfilter masukan terhadap form     di web
    kita, terutama dari pengunjung web kita yang doyan banget nginjek eh..maksudnya
    nginject form         dengan HTML injection

    *)   Kalo mo nyoba percobaan 4 dg
    kode HTML yang bisa digunakan untuk deface, tanyakan saja pada Al-k

    *)   Untuk data email, silahkan ditambahkan
    sendiri validasinya, kaya?e dah pernah dibahas ma Anggi.                    Cari sendiri ya

    Akhir kata, cukup sekian dulu
    belajar PHP dari Phii, lain kali ditambah lagi. ?BANYAK JALAN MENUJU ROMA?
    Mungkin ketiga fungsi PHP yang barusan kita bahas bukan cara satu2 nya untuk
    memfilter masukan, jika ada temen2 yang mengetahui cara lain, mohon
    ditambahkan. Terima Kasih?

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Fungsi – fungsi untuk memfilter input form

    Di
    sini saya hanya akan melakukan sedikit
    review untuk mempermudah pemahaman teman2 tentang Passing By Value
    dan Passing By Reference dengan cara membandingkannya. Start…😉

    passing by
    value,

    secara
    default, semua nilai yang di-pass masuk atau keluar dari fungsi
    adalah passing by value, bukan by reference. ini berarti PHP membuat
    kopian dari nilai original dan nilai kopian itulah yang kita akses
    dan kita manipulasi, bukan nilai originalnya.

    dengan
    begitu bagaimanapun kita ubah nilai itu, tidak akan mengubah nilai
    originalnya…

    contoh:

    <?php

    function jumlah($nilai) {

    $nilai++;

    }

    $input=5;

    jumlah($input);

    echo $input;

    ?>

    Penjelasan:

    Pada
    saat fungsi jumlah dipanggil,

    jumlah($input);

    fungsi
    tersebut akan memasukkan nilai dari variabel $input kedalam
    argumennya, jadi disini argumen fungsi jumlah adalah 5 (ini adalah
    nilai aslinya). selanjutnya PHP meng-copy nilai asli tersebut,
    kemudian hasil copy-nya digunakan untuk proses manipulasi fungsi,
    sedangkan nilai yang asli dibiarkan tidak berubah. Proses
    manipulasinya sbb:

    $nilai++;

    $nilai = $nilai + 1

    $nilai = 5
    + 1

    $nilai = 6

    Untuk
    output,

    echo $input;

    nilai
    variabel $input yang diambil disini adalah nilai variabel aslinya,
    sehingga hasil manipulasi fungsi tadi tidak dipakai, karena bukan
    nilai asli. Jadi outputnya adalah 5

    Tampilan
    output:

    tetapi
    apabila menggunakan passing by reference akan bernilai 6.

    bagaimana
    outputnya akan bernilai 6? akan saya jelaskan lebih dahulu tentang
    passing by reference.

    passing by
    reference,

    berbeda
    dengan passing by value yang bersifat mengkopi, passing by reference
    memberikan nilai aslinya untuk diakses dan dimanipulasi, dengan
    contoh yang sama seperti diatas, kita akan modifikasi menjadi
    mekanisme passing by reference.

    Untuk
    mengubah jadi passing by reference, kita hanya cukup menambahkan
    operator & pada argumennya.

    <?php

    function jumlah(&$nilai)
    {

    $nilai++;

    }

    $input=5;

    jumlah($input);

    echo $input;

    ?>

    Penjelasan:

    Sesuai
    dengan penjelasan passing by reference diatas, nilai yang diakses &
    dimanipulasi adalah nilai aslinya, dengan begitu hasil manipulasi
    fungsilah yang gunakan sebagai outputnya, yaitu 6.

    Tampilan
    Outputnya:

    Finish…
    Mudahkan, saya ingatkan lagi bahwa ini hanya sekedar untuk
    mempermudah pemahaman teman2 saja, sengaja saya menggunakan bahasa
    yang umum agar lebih mudah dimengerti..

    Selamat
    membaca,

    Semoga
    berguna buat teman2 semua.. Amin.

    Untuk download file-nya disini

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Passing By Value VS Passing By Reference


    Pernahkan anda melihat  tampilan login seperti diatas? Jika pernah, mungkin anda
    penasaran bagaimana cara membuatnya. Untuk membuat login seperti di atas, Caranya sangat
    mudah. Kuncinya terletak pada Header. Header dalam PHP mempunyai fungsi yang banyak
    sekali dan bisa diotak-atik. Baiklah, saya akan menjelaskan cara membuatnya.
    Buat file dengan nama index.php lalu ketikkan script berikut :

    <?php
    if (!isset($_SERVER[‘PHP_AUTH_USER’])) {
    header(‘WWW-Authenticate: Basic realm=”Login ala Cpanel”‘);
    echo ‘Anda membatalkan login !’;
    exit;
    } else {
    echo “Anda memasukkan username {$_SERVER[‘PHP_AUTH_USER’]}.
    “;
    echo “dan password {$_SERVER[‘PHP_AUTH_PW’]}.
    “;
    }
    ?>

    Sedikit penjelasan script diatas :
    If(!isset artinya jika variabel PHP_AUTH_USER belum/tidak diisi, maka akan tampil kotak dialog
    login. Dan jika diisi, maka akan tampil username dan password yang anda masukkan.
    Bagaimana ? Cukup mudah bukan ? Selamat membuat login yang keren
    Download sourcenya Disini

    Dalam menjalankan script php anda membutuhkan XAMPP   Server Console PHP Apache
    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Membuat login ala cpanel


    Halo semua, jumpa lagi dengan Phii. Kali ini, Phii akan membahas
    bagiamana menangkap variabel post pada form buku tamu sederhana agar
    ketika pengunjung memasukkan data dan ada beberapa data yang tidak
    valid, pengunjung web kita tidak perlu mengisi ulang dari awal lagi.
    Bingung? Kira2 begini, misal pengunjung web kita sudah menulis panjang
    lebar untuk data pesan, tapi kelupaan nulis data email, padahal data
    email wajib ditulis. Nah, ketika dikirim, proses akan dibatalkan karana
    ada data yang tidak lengkap dan akan menampilkan kembali form buku tamu
    yang kosong. Kasihan kan kalo harus nulis lagi, bisa jadi malah
    pengunjung web kita males n ga jadi nulis buku tamu. sudah cukup jelas?
    Oke…langsung kita bahas. Mari kita siapkan file2-nya :

    database
    create database db_gb ;
    use db_gb;
    create
    table guestbook (id int unsigned not null primary key auto_increment,
    nama varchar(50) not null, email varchar(100) not null, pesan text not
    null);

    file koneksi.php
    <?php
    $host=”localhost”; $uname=”root”; $pass=””; $db=”db_gb”;
    $koneksi=mysql_connect($host,$uname,$pass);
    mysql_select_db($db,$koneksi);
    ?>

    file lihatgb.php
    <?php
    $queryGb = mysql_query(“select * from guestbook”);
    $jmlGb = mysql_num_rows($queryGb);

    if($jmlGb==0)
    {
    echo”Data buku tamu masih kosong”;
    }
    else
    {
    $queryTampil=mysql_query(“select * from guestbook order by id desc”);
    echo”<p>DATA BUKU TAMU<p>”;
    while($dataGb=mysql_fetch_row($queryTampil))
    {
    echo”<b>$dataGb[1]</b><br>”;
    echo””.wordwrap($dataGb[3],85,”<br>”,1).” “;
    echo”<hr width=50% align=left>”;
    }
    }
    ?>

    file gb.php
    <?php
    include’koneksi.php’;

    if(isset($_POST[‘kirim’]) && ($_POST[‘kirim’]==’Kirim’))
    {
    $nama=trim(strip_tags($_POST[‘nama’]));
    $email=trim(strip_tags($_POST[’email’]));
    $pesan=trim(strip_tags($_POST[‘pesan’]));

    //validasi form
    if($nama==”)
    $error1= “<font color=red>&nbsp;&nbsp;&laquo; Nama belum diisi</font><br>”;
    if($email==”)
    $error2= “<font color=red>&nbsp;&nbsp;&laquo; Email belum diisi</font><br>”;
    if($pesan==”)
    $error3= “<font color=red>&nbsp;&nbsp;&laquo; Pesan belum diisi</font><br>”;
    if($email!=”)
    {
    $polaemail = “^.+@.+\..+$”; //nyontek tutorial validasi email yg ditulis b_scorpio🙂
    $cek=eregi($polaemail,$email);
    if(!$cek)
    {
    $error4=”<font color=red>&nbsp;&nbsp;&laquo; Pola email salah</font>”;
    }
    }

    //jika semua data valid
    if(($nama!=”) && ($email!=”) && $cek && ($pesan!=”))
    {
    //simpan data buku tamu
    $queryAddGb=mysql_query(“insert into guestbook
    values(NULL,’$nama’,’$email’,’$pesan’)”);

    if($queryAddGb)   //jika query simpan buku tamu berhasil
    {
    //tampilkan pesan berhasil
    echo”<font color=red><b>Guestbook berhasil disimpan</b></font>”;
    echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2; url=./gb.php\”>”;
    exit;
    }
    else      //jika query gagal
    {
    //tampilkan pesan gagal
    echo”<font color=red><b>Data gagal disimpan</b></font>”;
    echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”10; url=./gb.html\”>”;
    exit;
    }
    }
    if(isset($error1) || isset($error2) || isset($error3) || isset($error4))
    {
    //tangkap variabel post untuk menampilkan kembali data yang sudah diisi pada form
    $ex_nama=trim(strip_tags($_POST[‘nama’]));
    $ex_email=trim(strip_tags($_POST[’email’]));
    $ex_pesan=trim(strip_tags($_POST[‘pesan’]));
    }
    }

    include’lihatgb.php’;

    //semua value variabel diset kosong jika belum diisi
    if(empty($ex_nama))
    {
    $ex_nama=”;
    }
    if(empty($ex_email))
    {
    $ex_email=”;
    }
    if(empty($ex_pesan))
    {
    $ex_pesan=”;
    }
    ?>
    <p><br><br>FORM BUKU TAMU
    <form method=”post” action=””>
    Nama *<br><input type=”text” name=”nama” size=”34″ value=”<?php echo $ex_nama;?>”><?php
    if(isset($error1)) //jika data nama kosong
    {
    echo $error1;    //tampilkan pesan di samping textbox nama
    }
    ?><br>
    Email *<br><input type=”text” name=”email” size=”34″ value=”<?php echo $ex_email;?>”><?php
    if(isset($error2)) //jika data email kosong
    {
    echo $error2; //tampilkan pesan d isamping textbox email
    }
    if(isset($error4))   //jika data email tidak sesuai dengan pola email
    {
    echo $error4;  //tampilkan pesan di samping textbox email
    }
    ?><br>
    Pesan *<br><textarea name=”pesan” rows=”8″ cols=”40″><?php echo $ex_pesan;?></textarea><?php
    if(isset($error3))   //jika data pesan kosong
    {
    echo $error3;   //tampilkan pesan di samping textarea pesan
    }
    ?>
    <br>*) Wajib diisi <br>
    <input type=”reset” value=”Reset” name=”kosongkan”>
    <input type=”submit” value=”Kirim” name=”kirim”>
    </form>

    Mari dicoba  :

    Jalankan file gb.php
    Coba isi beberapa data, misal :
    data nama : Bolang
    data
    pesan: Aku senang sekali mengunjungi ilmuwebsite.com, karena disini aku
    bisa belajar web         programming. Untuk para staf, cayoo…jangan
    pernah bosan berbagi ilmu, agar semakin banyak anak2 bangsa ini yang
    pinter web programming. Selalu ditunggu artikel2 barunya, n….tetap
    semangatttttt!!!

    Lalu klik Kirim
    Apa
    yang terjadi? Si Bolang ini lupa ga masukin data email. Alhasil proses
    simpan buku tamu ditolak karana data email wajib diisi.
    Disinilah topik bahasan artikel ini berguna.
    Yuppp….karena variabel yang sudah diisi telah ditangkap pak polisi,
    eh…salah, maksudnya ditangkap oleh variabel ex_nama dan ex_pesan,
    maka ketika form buku tamu ditampilkan kembali, data2 yang sudah diisi
    tidak kosong tapi sudah terisi oleh data yg sebelumnya sudah
    dimasukkan. Jadi Si Bolang tinggal mengisi data email saja.

    Coba masukkan data email : bolang@yahoo, lalu klik Kirim
    Aduh..aduhhhh…Si
    Bolang ini orangnya kurang teliti sama kaya Phii. Jadi ketika disimpan,
    lagi2 proses ditolak, karena pola email tidak sesuai dengan pola yang
    sudah ditentukan.
    Kali ini variabel yang ditangkap tidak hanya nama
    dan pesan, tapi juga email. Form yang ditampilkan akan menampilkan
    data2 yang sudah dimasukkan sebelumnya.

    Kali
    ini Si Bolang tidak akan melakukan kesalahan input lagi. Si Bolang
    menambahkan .com pada data email, sehingga data email menjadi
    bolang@yahoo.com. Lalu klik Kirim.
    Horeeee….Bolang sukses mengisi form buku tamu.

    Script php-nya silahkan donlot disini
    Wuah…panjang
    sekalee artikelnya, udah ah…sampai di sini dulu artikel dari Phii.
    Jika ada teman2 yang menemukan cara lain silahkan menghubungi phii di
    flore_ephi@yahoo.co.id atau share di ilmuwebsite.

    *) Special thanks 2 –> Aeterna_16
    Phii
    dapet trik ini dari temen Phii yang nicknya aeterna. Makasih udah boleh
    share ilmunya di ilmuwebsite melalui artikel yang Phii tulis. Salam bwt
    rekan2 team PKTI, crazy6, aeterna_16, n angel. Woiii…cari proyek lagi
    yukkkk….udah skarat  nih..hahahah…

    *) Salam bwt smua staff –> Anggi, Al-k, Safril, Fadli, Ivan, Ronny, Dr.emi n smua pengunjung setia ilmuwebsite

    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Menangkap Variabel Post


    Yups,
    selamat berjumpa kembali dengan penulis dalam Belajar PHP :-q~~ Sebelum
    ke inti artikel penulis akan mencoba melakukan review mengenai
    pengetahuan yang telah diketahui sebelumnya. Tak kenal maka tak dalam,
    begitulah kata sang ahli. :D~ Array merupakan sekelompok data dalam hal
    ini variable yang terdapat dalam sebuah variable. Dengan kata lain
    banyak variable yang terdapat dalam satu variable. Nah inilah yang
    dinamakan dengan array.

    Untuk merepresentasikan sebuah array, penulis ambil contoh :
    $angka = array(“Satu”, “Dua”, “Tiga”);

    Dari
    situ timbul pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan array, salah satunya
    adalah bagaimana caranya mengambil suatu data yang berada dalam array.
    Dimisalkan yang akan diambil adalah “Dua”. Hal yang perlu dilakukan
    cukup dengan menggunakan nama variable si array tersebut ditambah
    dengan urutan keberapakah data yang akan diambil nantinya.

    Maka …
    $angka = array(“Satu”, “Dua”, “Tiga”);
    $ambilarray = $angka[1];
    echo $ambilarray ;

    Yang ditampilkan dalam browser ..
    Dua

    Lalu
    timbul satu pertanyaan lagi, mengapa untuk mengambil data “Dua” itu
    berada pada urutan ke 1?. Sebagaimana ditampilkan dalam source code
    $angka[1];. Yup, ini terjadi dikarenakan array itu bermula dari angka
    0. Sehingga :

    “Satu” itu berada pada urutan ke 0
    “Dua” itu berada pada urutan ke 1  , sedangkan
    “Tiga” itu berada pada urutan ke 2

    Hmmm…
    jika ada variabel dalam variabel. Bagaimana dengan array dalam array ?
    Pastinya inilah yang dinamakan array multidimensi. Penulis tidak akan
    menjelaskan mengenai array 2 dimensi atau lebih dikarenakan hal ini
    amat jarang sekali dipakai. Contohnya …

    $angka = array(“Satu”, array(“Dua”,”Tiga”) , “Empat”);

    Untuk mengambil nilai dua yang terdapat dalam array tersebut. Cukup dengan memanggil nama variabel arraynya seperti ini :
    $angka = array(“Satu”, array(“Dua”,”Tiga”) , “Empat”);
    $ambilarray = $angka[1][0];
    echo $ambilarray ;

    Hasil di browser adalah …
    Dua

    Begitu juga dengan bentuk array yang lain.
    $angka = array(“Satu”, “Dua” => “Satu di tambah Satu”, “Tiga”);

    Perhatikan
    baris  “Dua” => “Satu ditambah Satu” ini berarti variabel “Dua”
    memiliki nilai “Satu ditambah satu”, sehingga untuk mengambil nilai
    yang berada dalam variabel Dua …
    $angka = array(“Satu”, “Dua” => “Satu di tambah Satu”, “Tiga”);
    $nilaidua = $angka[‘Dua’];
    echo $nilaidua ;

    Maka yang akan ditampilkan oleh browser adalah …
    Satu ditambah Satu

    Yup,
    array memiliki banyak sekali peran dalam web development. Penulis
    sendiri menggunakan array dalam manajemen artikel., searching database,

    dan banyak lagi contoh yang lain dimana pentingnya peranan seorang Array. :D~~
    Dari situ penulis akan memberikan sebuah contoh dari implementasi array.
    Untuk implementasi kali ini penulis akan menggunakan array sebagai database penyimpanan kata-kata yang nantinya akan diblokir.

    Blokir kata dalam komentar dengan Array

    Sebelumnya buat database komentarnya terlebih dahulu.

    create database komentar;
    use komentar;
    create table komentar( id int(5) primary key auto_increment, penulis varchar(50), email varchar(30), isikomentar text);
    insert into komentar values(”,’Al-k’,’alkemail@gmail.com’,’Pada dasarnya Ryuzaki itu tidak ganteng’);
    insert into komentar values(”,’Al-k’,’alkemail@gmail.com’,’Pada dasarnya Ryuzaki manusia juga’);
    insert into komentar values(”,’Al-k’,’alkemail@gmail.com’,’Pada dasarnya Ryuzaki adalah manusia yang tidak keren huehueue’);

    Kemudian file config.php, file ini yang menghubungkan antara database dengan webserver apache …

    <?php
    $user = “root” ;
    $passwd = “”;
    $host = “localhost” ;
    $koneksi = mysql_connect($host, $user, $passwd) ;
    mysql_select_db(“komentar”,$koneksi) or die (“Database tidak bisa dikoneksi”);
    ?>

    Selanjutnya file intinya, array.php :

    <?php

    require_once “config.php”;
    $perintah = “select * from komentar order by id desc”;
    $jalankanperintahnya = mysql_query($perintah);

    $katayangdiblokir = “keren ganteng”;
    $potongkata = explode(” “, $katayangdiblokir);
    $jumlaharray = count($potongkata);

    if ($_REQUEST[‘isikomentar’] == “iya” )
    {

    if (ISSET($_POST[‘isinya’]))
    {

    $isikomentarnyaadalah = $_POST[‘isinya’];
    $namanya = $_POST[‘namanya’];
    $emailnya = $_POST[’emailnya’];
    mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,’$emailnya’,’$isikomentarnyaadalah’)”);
    header (“location: array.php”);

    }
    }

    echo “<b>Komentar :</b><br><hr>”;

    while ($hasil = mysql_fetch_array($jalankanperintahnya))
    {

    $nama = $hasil[‘penulis’];
    $email = $hasil[’email’];
    $komentar = strtolower($hasil[‘isikomentar’]);
    $isikomentar = explode(” “,$komentar);
    $arraykomentar = count($isikomentar).”<br>”;

    $total_loop = $arraykomentar + $jumlaharray ;

    for ( $i = 0; $i < $jumlaharray  ; $i++)
    {

    if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))
    {
    $komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;
    }
    }

    echo “Nama : $nama <br>”;
    echo “Email : $email <br>”;
    echo “Komentar : <br>$komentar <hr>”;

    }

    ?>

    <html><body>
    <b>Isi Komentar :</b>
    <table border=0>
    <form method = ‘POST’ action = <?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]?isikomentar=iya” ; ?> >
    <tr><td>Nama:</td><td><input type=text name=namanya></td></tr>
    <tr><td>Email:</td><td><input type=text name=emailnya></td></tr>
    <tr><td
    valign=top>Isinya:</td><td><textarea  rows=6 cols=40
    name=isinya></textarea></td></tr>

    <tr><td></td><td><input type=submit name=submit value=Kirim
    style=’color: #000000; border: 1px solid #000000; background-color: #DFDFDF’></td></tr>
    </form></table>
    </body>
    </html>

    Dilangsungkan ke script intinya saja.
    Perhatikan barisan kalimat …
    require_once “config.php”;
    $perintah = “select * from komentar order by id desc”;
    $jalankanperintahnya = mysql_query($perintah);

    😀
    cukup familiar? yups, dengan memanfaatkan file koneksi antara webserver
    dengan mysql servernya, yakni file config.php. Lalu tampilkan semua isi
    dari tabel komentar dan lakukan sorting berdasarkan id yang terakhir
    kali disimpan dalam database.

    Kemudian …
    $katayangdiblokir = “keren ganteng”;
    $potongkata = explode(” “, $katayangdiblokir);
    $jumlaharray = count($potongkata);

    Database
    kata yang nantinya akan diblokir disisipkan kedalam variabel
    $katayangdiblokir. Lalu muncul kembali pertanyaan, mengapa tidak
    berbentuk seperti ini :
    $katayangdiblokir = array(“keren”,”ganteng”);

    Karena
    penulis akan mencoba mengenalkan penggunaan fungsi explode. Explode
    berfungsi untuk memisahkan suatu string menjadi kumpulan
    variabel-variabel.

    explode() yang digunakan dalam implementasi kali ini berfungsi untuk membuat array dengan memisahkan variabel menggunakan spasi.

    kumpulkan databasenya …
    $katayangdiblokir = “keren ganteng”;

    kemudian pisahkan lalu masukkan ke dalam array $potongkata
    $potongkata = explode(” “, $katayangdiblokir);

    Sehingga hasilnya nanti sama dengan $katayangdiblokir = array(“keren”,”ganteng”);
    Kemudian jumlahkan variabel yang berada dalam array
    $jumlaharray = count($potongkata);

    Lalu perhatikan susunan kalimat ini …
    if ($_REQUEST[‘isikomentar’] == “iya” )
    {

    if (ISSET($_POST[‘isinya’]))
    {

    $isikomentarnyaadalah = $_POST[‘isinya’];
    $namanya = $_POST[‘namanya’];
    $emailnya = $_POST[’emailnya’];
    mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,’$emailnya’,’$isikomentarnyaadalah’)”);
    header (“location: array.php”);

    }
    }

    Sebelum beralih lebih lanjut, coba kita perhatikan form yang dihasilkan dari halaman array.php
    <form method = ‘POST’ action = <?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]?isikomentar=iya” ; ?> >
    <tr><td>Nama:</td><td><input type=text name=namanya></td></tr>
    <tr><td>Email:</td><td><input type=text name=emailnya></td></tr>
    <tr><td
    valign=top>Isinya:</td><td><textarea  rows=6 cols=40
    name=isinya></textarea></td></tr>

    <tr><td></td><td><input type=submit name=submit value=Kirim
    style=’color: #000000; border: 1px solid #000000; background-color: #DFDFDF’></td></tr>
    </form>

    Yang dihasilkan oleh form ini adalah :
    variabel $_POST[‘namanya’] yang diambil dari text box “namanya”
    variabel $_POST[’emailnya’] yang diambil dari text box “emailnya”
    kemudian variabel $_POST[‘isinya’] yang diambil dari text area dan
    variabel $_REQUEST[‘isikomentar’] yang dihasilkan dari action si form, dalam hal ini
    <form method = ‘POST’ action = <?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]?isikomentar=iya” ; ?> >

    Kita kembali ke baris ini
    if ($_REQUEST[‘isikomentar’] == “iya” )
    {

    if (ISSET($_POST[‘isinya’]))
    {

    $isikomentarnyaadalah = $_POST[‘isinya’];
    $namanya = $_POST[‘namanya’];
    $emailnya = $_POST[’emailnya’];
    mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,’$emailnya’,’$isikomentarnyaadalah’)”);
    header (“location: array.php”);

    }
    }

    ketika user telah selesai mengisi komentar
    if ($_REQUEST[‘isikomentar’] == “iya” )

    dan apabila user telah mempost ( me-submit ) komentarnya
    if (ISSET($_POST[‘isinya’]))

    maka kenalkan variabel global $_POST[‘isinya’] sebagai $isikomentarnyaadalah, kemudian jadikan $_POST[’emailnya’] sebagai variabel $emailnya.
    $isikomentarnyaadalah = $_POST[‘isinya’];
    $namanya = $_POST[‘namanya’];
    $emailnya = $_POST[’emailnya’];

    kemudian masukkan kedalam database
    mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,’$emailnya’,’$isikomentarnyaadalah’)”);

    setelah selesai, lakukan redirect ke halaman array.php
    header (“location: array.php”);

    sehingga user langsung dapat melihat komentar yang baru saja dimasukkan.

    Bisa diperhatikan juga kalimat ini
    while ($hasil = mysql_fetch_array($jalankanperintahnya))
    {

    $nama = $hasil[‘penulis’];
    $email = $hasil[’email’];
    $komentar = strtolower($hasil[‘isikomentar’]);
    $isikomentar = explode(” “,$komentar);
    $arraykomentar = count($isikomentar).”<br>”;

    $total_loop = $arraykomentar + $jumlaharray ;

    for ( $i = 0; $i < $jumlaharray  ; $i++)
    {

    if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))
    {
    $komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;
    }
    }

    echo “Nama : $nama <br>”;
    echo “Email : $email <br>”;
    echo “Komentar : <br>$komentar <hr>”;

    }

    Penulis ambil kalimat intinya :

    Selama dalam database masih terdapat record, ambil nilainya dan sisipkan kedalam variabel $hasil
    while ($hasil = mysql_fetch_array($jalankanperintahnya))

    lakukan change case pada isikomentar dalam database menjadi huruf kecil semua …
    $komentar = strtolower($hasil[‘isikomentar’]);

    jadikan array dengan memanfaatkan spasi yang ada
    $isikomentar = explode(” “,$komentar);

    Berapakah jumlah variabel yang terdapat dalam array ?
    $arraykomentar = count($isikomentar).”<br>”;

    Sebuah baris lagi yang perlu dipahami …
    $total_loop = $arraykomentar + $jumlaharray ;
    ini
    terjadi dikarenakan adakalanya saat-saat dimana komentar yang
    dimasukkan oleh user lebih sedikit dari database kata yang akan
    diblokir, dan  seringkali database kata yang diblokir itu lebih sedikit
    jumlah arraynya dibandingkan komentar yang dimasukkan. Sehingga perlu
    dijumlahkan antara jumlah array pada komentar yang diblokir dengan
    jumlah array dari komentar yang dimasukkan.

    Ini dia kalimat intinya …
    for ( $i = 0; $i < $jumlaharray  ; $i++)
    {

    if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))
    {
    $komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;
    }
    }

    lakukan pengulangan sebanyak $jumlaharray kesemuanya.
    for ( $i = 0; $i < $jumlaharray  ; $i++)

    jika didalam isi komentar terdapat kata-kata yang diblokir.
    if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))

    maka tampilkan komentar yang ada menjadi no comment
    $komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;

    selain itu tampilkan seperti adanya.

    Contoh lain penggunaan fungsi in_array( ) :

    $buah = array (“Mangga”, “Jambu”, “Pepaya”, “Pisang”);
    if (in_array (“Jambu”, $buah))
    {
    print “Ada buah Jambu euyyy … “;
    }

    Jika terdapat Jambu dalam array buah
    if (in_array (“Jambu”, $buah))

    maka tampilkan Ada buah Jambu euyyy …
    print “Ada buah Jambu euyyy … “;

    Dari situ mungkin anda memiliki ide-ide brilian guna diimplementasikan dalam web anda tentunya.
    Jadi, silahkan kembangkan imajinasi anda dan tuangkan dalam cangkir source code. :-q

    Script tersebut bisa diambil langsung disini
    http://www.networkandgame.890m.com/ilmuwebsite/al-k-lebih-dalam-mengenal-array.zip

    Greetz
    to : b_scorpio & phii_😀, AbuZahra, fadli, safril, ivan, dr.emi,
    minangmedia dan member ilmuwebsite yang setia mengunjungi situs ini. :D~
    Special for : jojo
    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Lebih dalam mengenal array


    Dalam
    mengembangkan sebuah aplikasi web, seorang developer dihadapkan kepada
    beberapa opsi dalam melakukan update, insert, dan delete record
    database. Dan itu semua diawali pada penggunaan form dengan berbagai
    action dan method. Begitupun halnya pada implementasi ketika user
    memasukkan data ke dalam form inputan. Yang kemudian dilanjutkan kepada
    proses pengolahan dimana setelahnya hasil dari olahan tersebut
    dimasukkan kedalam database. Nah disinilah pemilihan fungsi method
    dibutuhkan. Method ini terbagi menjadi 2, yakni POST dan GET, masing
    masing memiliki perbedaan yang tipis.  Sederhananya method ini bekerja
    ketika si user menekan tombol submit dengan action yang telah disetting
    sebelumnya. ( kalo pusing baca lagi dari awal. :D~~ ) Dalam
    implementasi contoh kasusnya seperti ini, buat satu file html bernama index.html :

    <html>
    <head><title>Isi Buku tamu</title></head>
    <body>
    <form action=get.php method=get>
    <table border=0>
    <tr><td>Nama : </td><td><input type=text name=nama></td></tr>
    <tr><td>Email :</td><td><input type=text name=email></td></tr>
    <tr><td>Homepage : </td><td><input type=text name=homepage></td></tr>
    <tr><td>Isi :</td><td><textarea name=isi cols=25 rows=6></textarea></td></tr>
    <tr><td></td><td><input type=submit value=Kirim></td></tr>
    </table>
    </form>
    </body>
    </html>

    Dan get.php :

    <?php

    echo $_GET[‘nama’].”<br>”.$_GET[’email’].”<br>”.$_GET[‘isi’]

    ?>


    Perhatikan
    url pada browser internet anda, terlihat url yang super panjang, ini
    terjadi akibat dari variable yang dihasilkan oleh form inputan kembali
    ditampilkan beserta isinya. Hal ini jelas memiliki dampak kelemahan
    karena umumnya browser hanya dapat memperlihatkan dan mengambil nilai
    sebanyak 256 karakter dari address bar. Dan tentunya hal ini akan
    berpengaruh kepada data yang akan diolah dan di simpan kedalam database
    nantinya.
    Ditampilkannya hasil dari form inputan berguna sekali
    jika diimplementasikan pada pembuatan fasilitas searching. Namun hal
    ini menjadi kendala jika method get ini digunakan dalam menginput data
    dengan text yang panjang. Dari sinilah permasalahan seperti ini
    ditangani oleh method post. Tapi sebelumnya, buat sebuah file bernama index2.html :

    <html>
    <head><title>Isi Buku tamu</title></head>
    <body>
    <form action=post.php method=post>
    <table border=0>
    <tr><td>Nama : </td><td><input type=text name=nama></td></tr>
    <tr><td>Email :</td><td><input type=text name=email></td></tr>
    <tr><td>Homepage : </td><td><input type=text name=homepage></td></tr>
    <tr><td>Isi :</td><td><textarea name=isi cols=25 rows=6></textarea></td></tr>
    <tr><td></td><td><input type=submit value=Kirim></td></tr>
    </table>
    </form>
    </body>
    </html>

    Dan satu lagi halaman post.php berisi :

    <?php

    echo $_POST[‘nama’].”<br>”.$_POST[’email’].”<br>”.$_POST[‘homepage’].”<br>”.$_POST[‘isi’];

    ?>


    Jika
    user memasukkan data melalui form input yang ada di index2.html, maka
    hasil yang dikirimkan dengan method post tidak akan ditampilkan di
    address bar, namun tetap tersimpan dalam memory, untuk mengambilnya
    cukup dengan menggunakan variable $_POST[‘variable’], hal ini tentunya
    dapat mencegah url yang terlihat kotor, berantakan, dan penuh dengan
    noda-noda.😀. Yups, sepertinya cukup jelas.
    Sekian dan terima kasih. :D~

    Script-nya dapat anda download disini
    http://networkandgame.890m.com/ilmuwebsite/lab.zip

    Greetz : b_scorpio  berjuang tuk menguasai jagat raya. :D~,
    phii_ yang dah kerja😀 makan makannya kapan ?,
    safril yang nunggu zine keluaran ilmuwebsite.

    Special for jojo. How r u today ?😀
    Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Penggunaan POST dan GET

    One Response to EDUKASI

    1. Pulau Tidung says:

      It’s awesome in favor of me to have a website, which is beneficial in favor of my experience. thanks admin

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s