* Logo Kampus STMIK “AMIKBANDUNG”

Gedung STMIK “AMIKBANDUNG”
Jl. Jakarta No. 28 Bandung Telp./Fax. 022-727 1136
* Character Building Training
Profil Download : Profil Charbuild AmikBdg
* SKKNI Practical Office :
* SKKNI – MULTIMEDIA :
Unit 01
PHP :
Dunia internet berkembang begitu cepat, dari web statis berkembang menjadi web dinamis.
Dunia PHP adalah salah satu dunia pemrograman internet, yang menjalankan web dinamis
[:]Anda membutuhkan Server Console.
Pilih salah satu:
1. PHPTriad, cari di google.com keyword: download phptriad
2. XAMPP (Lebih Proffesional), cari di google.com keyword: download XAMPP
Jika kesulitan menemukan program diatas, email penulis di black.scorpio.night@gmail.com
Baca aturan pakainya…lanjutkan sendiri mudah kok…
[:] Setelah terinstall dengan baik
anda bisa mulai coba
>> script 1:
—————–
<?
echo “Selamat datang di dunia PHP”;
?>
—————–
Nanti hasilnya: Selamat datang di dunia PHP
>> script 2 (Perkenalan Variabel $xx):
—————–
<?
$nama = b_scorpio;
echo $nama;
?>
—————–
Nanti hasilnya: b_scorpio
>> script 3 (Perkenalan Function()):
—————–
<?
function birthday() {
$age = 20;
}
birthday();
echo $age;
?>
—————–
Nanti hasilnya: 20
Sampai di sini anda mungkin sudah ahli, jadi ya saya loncati saja…
[:] Perkenalan PHP super globals
Tabelnya:
|
|
|
|---|---|
|
$GLOBALS |
Contains any global variables that are accessible for the local script. The variable names are used to select which part of the array to access. |
|
$_SERVER |
Contains information about the web server environment. |
|
$_GET |
Contains information from GET requests (a form submission). |
|
$_POST |
Contains information from POST requests (another type of form submission). |
|
$_COOKIE |
Contains inform from HTTP cookies. |
|
$_FILES |
Contains information from POST file uploads. |
|
$_ENV |
Contains information about the environment (Windows or Mac). |
|
$_REQUEST |
Contains information from user inputs. These values should not be trusted. |
|
$_SESSION |
Contains information from any variables registered in a session. |
*penting !!:
Kedepannya anda akan sering berhadapan dengan PHP super globals.
>> Script 4
—————–
<?php
$my_string = “b_scorpio”;
echo “Belajar PHP dengan $my_string di www.ilmuwebsite.com“;
?>
—————–
[:] Permasalahan Dobel Quote
>> Script 5
—————–
<?php
// ini tidak bisa bekerja karena ada Dobel Quote pada tag HTML
echo “<h2 class=“specialH2″>www.ilmuwebsite.com</h2>”;
?>
—————–
>> Script 6
—————–
<?php
// Dobel Quote dapat diatasi dengan menggantinya dengan Single Quote
echo “<h2 class=’specialH2′>www.ilmuwebsite.com</h2>”;
?>
—————–
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Perkenalan dengan PHP
Di bagian ini kita akan membahas
- Define
- PHP Decision Making
Ok kita mulai
- Define
di sini saya akan jelaskan sedikit tentang define:
define mirip dengan, “string”:
—————
<?php
define(“HELLO”, “Hello world!”);
echo HELLO;
?>
—————
Nanti hasilnya: “Hello world.”
- PHP Decision Making
PHP Decision Making yang akan saya jelas kan kali ini adalah yang sering di pakai dalam programing website
- if
- else
- elseif
Penggunaan fungsi “if”
Sebagai penalaran “if” anda samakan dengan “jika”
Contoh:
if (kondisi expresi)
{
kode anda;
}
Contoh Penerapan:
<?php
if ($user == b_scorpio)
{
echo “user anda b_scorpio”;
}
?>
Contoh Penerapan untuk user autentifikasi:
<?php
if ($user == b_scorpio && $password == 8_5c0rp10)
{
echo “anda berhasil login”;
}
?>
Penggunaan fungsi “else”
Sebagai penalaran anda asumsikan “else” sebagai “jika tidak”
Contoh:
if (kondisi expresi)
{
kode anda;
}
else
{
kode anda;
}
Contoh Penerapan:
<?php
if ($user == b_scorpio)
{
echo “user anda b_scorpio”;
}
else
{
echo “anda bukan b_scorpio”;
}
?>
Contoh Penerapan untuk user autentifikasi:
<?php
if ($user == b_scorpio && $password == 8_5c0rp10)
{
echo “anda berhasil login”;
}
else
{
echo “anda tidak bisa login”;
}
?>
Penggunaan fungsi “elseif”
“elseif” di gunakan untuk, statment “if” lebih dari satu
Contoh Penerapan untuk user autentifikasi:
————–
<?php
if ($user == b_scorpio)
{
echo “anda login sebagai $user”;
}
elseif ($user == alk)
{
echo “anda login sebagai $user”;
}
elseif ($user == johan)
{
echo “anda login sebagai $user”;
}
else
{
echo “anda tidak bisa login”;
}
?>
Implementasi dari Penerapan untuk user autentifikasi, lebih lanjut Anda bisa lihat di bagian PHP Tutorial
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Membahas Fungsi if – ifelse – else
- include()
- include_once()
- require()
Fugnsi di atas berguna untuk menggabungkan file PHP atau bukan PHP kedalam file PHP
+++ include()
sebagai contoh
head.php
—–
<?php
echo “selamat datang di website ku<br>”;
?>
—–
body.php
—–
<?php
include ‘head.php’;
echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
hasilnya:
selamat datang di website ku
Ini adalah contant atau isi dari website ku
+++ include_once()
“include_once()” berfungsi untuk membatasi fungsi include cuma untuk satu kali saja
contoh jika tidak menggunakan “include_once()”:
body.php
—–
<?php
include ‘head.php’;
include ‘head.php’;
include ‘head.php’;
echo “<br>Ini adalah content atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
hasilnya:
selamat datang di website ku
selamat datang di website ku
selamat datang di website ku
Ini adalah content atau isi dari website ku
contoh jika menggunakan “include_once()”:
body.php
—–
<?php
include_once ‘head.php’;
include_once ‘head.php’;
include_once ‘head.php’;
echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
hasilnya:
selamat datang di website ku
Ini adalah content atau isi dari website ku
+++ require()
fungsi ini tidak jauh beda dengan fungsi “include()” alias sama,
jadi kita loncati saja fungsi ini
Sekarang untuk sisi security/keamanan dari fungsi include()
kenapa??
ya.. karena fungsi ini paling banyak di manfaatkan hacker ….
1. include hanya file yang berasal dari server anda saja…
caranya:
body.php
——
<?php
include($_SERVER['DOCUMENT_ROOT'].’/head.php’);
?>
——
jika file head.php ada di root atau tidak dalam folder
body.php
——
<?php
include_once($_SERVER['DOCUMENT_ROOT'].’/head.php’);
?>
——
body.php
——
<?php
require_once($_SERVER['DOCUMENT_ROOT'].’/head.php’);
?>
——
Untuk melihat dimana posisi file php anda, anda bisa gunakan:
<?php
echo $_SERVER['DOCUMENT_ROOT'];
?>
!!! PENTING !!!
Jika “$_SERVER['DOCUMENT_ROOT']” tidak bisa jalan di server anda dikarenakan
restrict dari penyedia jasa hosting, anda tetap boleh menggunakan “include ‘head.php’;”
!!! KESALAHAN YANG FATAL !!!
JANGAN GUNAKAN “VARIABEL” DALAM FUNGSI INCLUDE / REQUIRE
Contoh:
body.php
—–
<?php
include $_GET['file'];
echo “<br>Ini adalah contant atau isi dari website ku<br>”;
?>
—–
BAHAYA !!!
kenapa?? karena orang lain bisa menambahkan file dari luar …!!!
binggo..!!! server anda kena…!!!
——
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Membahas Fungsi include – include_once – require
Anda mau membuat system check karakter dengan menggunakan Regular
Expressions??
Berikut ada script sederhana yang mungkin bisa menjadi
inspirasi anda:
<?php
$line = “ilmuwebsite”;
if (eregi
(“^[a-z]+$”, $line)) {
// .. lakukan jika benar
echo “Benar”;
}
else {
// .. lakukan jika salah
echo
“Salah”;
}
?>
Deskripsi:
Fungsi if :
saya kira anda sudah tahu
fungsi eregi : ini adalah fungsi untuk
membandingkan
sedangkan ^[a-z]+$ : ini adalah Regular Expressions
Yang berarti:
^ : harus di awal
[a-z] : karakter a sampai z
+ :
lebih dari satu
$ : harus di akhir
Jadi artinya:
1. didepan harus
ada karakter a-z
2. di tengah ada karakter a-z boleh lebih dari 1
3. di
akhir harus ada karakter a-z
Logika:
Bandingkan
kombinasi Regular Expressions ^[a-z]+$ dengan strng $line yang ber
isi ”ilmuwebsite”
jika benar tampilkan tulisan Benar, dan juka salah
tampilkan tulisan salah
Ada juga script yang lain:
<?php
if
(ereg (“^[[:alpha:]]+$”, $line)) {
// .. lakukan jika benar
echo
“Benar”;
} else {
// .. lakukan jika salah
echo
“Salah”;
}
?>
Penjelasan:
Disin kita menggunakan fungsi
ereg yang berarti case sensitif, lalu kita juga menggunakan [[:alpha:]] sebagai
alternatif lain dari Regular Expression.
Berikut daftar tabel
nya:
| Name | Description |
| [[:alnum:]] | All alphanumeric characters [a-zA-Z0-9] |
| [[:alpha:]] | All alphabetic characters [a-z] |
| [[:blank:]] | Tab and space [\t ] |
| [[:cntrl:]] | All the control characters |
| [[:digit:]] | All decimal digits [0-9] |
| [[:graph:]] | All printable characters except space |
| [[:lower:]] | All lowercase letters [a-z] |
| [[:print:]] | All printable characters |
| [[:punct:]] | Punctuation marks [\.,;:-] |
| [[:space:]] | All whitespace characters |
| [[:upper:]] | All the uppercase letters [A-Z] |
| [[:xdigit:]] | The set of hexadecimal digits |
Untuk artikel berikutnya saya coba akan jelaskan
Regular Expression secara lebih jauh
terimakasih
Jika ada salah saya mohon
maaf, jika ada pertanyaan tulis comment di bawah ini ![]()
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Mengecek Karakter dengan Regular Expressions
Kali ini aku akan mencoba menjelaskan tentang yang namanya multi-line string.
langsung saja…
Sintaks :
<<<string
…scripting…
string;
Penjelasan :
tanda
<<<script mengindikasikan bahwa script selanjutnya merupakan
satu multi-line string yang diakhiri dengan tanda script;
atau script yang berada diantara <<<script s/d script; adalah special quote sign (tanda kutip khusus).
Kegunaan :
kita
dapat meletakkan variabel diantara special text, dan secara otomatis
PHP akan membaca variabel tersebut sesuai dengan nilainya.
contoh aplikasinya seperti dibawah ini…
(aplikasi ini hanya contoh, jadi saya buat sesimple mungkin)
<?
//Scripting On 24 Juli at 22:59
//tampilan form
print <<<safrilbnugroho
<form action= “$_SELF?get=hasil” method=”POST”>
<input type=”text” name=text> <input type=”submit” name=”submit” value=”test”>
</form>
safrilbnugroho;
/*
Perhatikan
form diatas, kita tidak perlu menambahkan tanda “\” sebelum tanda kutip
untuk embuat tanda kutip dikenali oleh PHP sebagai tanda kutip HTML,
karena secara otomatis PHP akan membaca tanda kutip tersebut sebagai
tanda kutip HTML bukan sebagai string PHP
*/
//kondisi form
if ($_GET[get]==’hasil’) {
print “input anda adalah $_POST[text]“;
} else {
print “”;
}
?>
selesai sudah…
semoga tutorial ini mudah dimengerti dan bermanfaat. amien..
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Penjelasan | Multi Line String |
Sekarang saya akan mencoba menjelaskan tentang PHP Looping
di dalam php looping kita dapat menggunakan beberapa fungsi, seperti:
while loops, For Loops, Breaking Out of a Loop, continue Statements.
ok coba kita explain satu persatu
1. While Loops
syntax untuk while loop:
while (expression)
{
code to
execute;
}
contoh while loop yang menghitung sampai 10
script————-
<?php
$num = 1;
while ($num <= 10){
print “Number is $num<br />\n”;
$num++;
}
print ‘Done.’;
?>
script————-
menghasilkan:
Number is 1
Number is 2
Number is 3
Number is 4
Number is 5
Number is 6
Number is 7
Number is 8
Number is 9
Number is 10
Done.
script nya akan me-loop sampai 10 dan script $num++ bertambah 1
2. For Loops
syntax untuk For Loops adalah
for (initialization expression; test expression; modification expression){
code that is executed;
}
contoh script untuk for loop:
script————-
<?php
for ($num = 1; $num <= 10; $num++) {
print “Number is $num<br />\n”;
}
?>
script————-
menghasilkan:
Number is 1
Number is 2
Number is 3
Number is 4
Number is 5
Number is 6
Number is 7
Number is 8
Number is 9
Number is 10
3. Menghentikan sebuah Loop
contoh Menghentikan sebuah Loop untuk menghindari Loop:
script————-
<?php
$counter = -3;
for (; $counter < 10; $counter++){
// Check for division by zero
if ($counter == 0){
echo “Stopping to avoid zero.”;
break;
}
echo “100/$counter<br />”;
}
?>
script————-
menghasilkan:
100/-3
100/-2
100/-1
Stopping to avoid division by zero.
*dia akan loop sampai fungsi if dan karena ada script break, maka proses akan berhenti
*script ini suatu saat akan berguna “Trust me”
4. continue Statements
penggunaan continue selain break
script————-
<?php
$counter =- 3;
for (; $counter < 10; $counter++){
// Check for division by zero
if ($counter == 0){
echo “Skipping to avoid zero.<br />”;
continue;
}
echo “100/$counter<br />”;
}
?>
script————-
menghasilkan:
100/-3
100/-2
100/-1
Skipping to avoid zero.
100/1
100/2
100/3
100/4
100/5
100/6
100/7
100/8
100/9
*dia akan loop sampai fungsi if dan karena ada script continue, maka proses akan berhenti mengganti angka 0 menjadi
Skipping to avoid zero, lalu looping akan di lanjutkan kembali
*script ini juga suatu saat akan sangat berguna
Seperti judul lagu Linkin Park “What I’ve Done”?
kita telah belajar looping
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul PHP Looping
fungsi strpos(); berguna untuk mencari tahu dimana posisi sebuah karakter
strpos($string, “huruf yg akan di cari dalam string”);
contoh:
<?php
$name = ‘michael’;
echo strpos($name, ‘e’);
?>
jawabannya adalah 5,
mengapa demikian? karena strpos(); akan menghitung mulai dari “m” sampai huruf yang sudah di tentukan yaitu “e”,
cara menghitung strpos(); adalah dari mulai angka 0,
coba anda hitung sekali lagi mulai dari huruf “m” sampai “e” dengan start awal huruf “m” yang dihitung dari 0, hasil nya pasti 5
ini menunjukkan bahwa huruf “e” ada di posisi 5
contoh lain:
<?php
$email1 = “michael@planet.com”;
echo strpos($email1, “planet.com”);
?>
hasilnya adalah 8
karena
yang di cari adalah sebuah kata “planet.com”, maka dia akan menghitung
mulai dari “m” sampai di temukannya huruf “p” huruf pertama dari kata
“planet.com”
contoh lain:
<?php
$email1 = “michael@planet.com”;
if (strpos($email1, “planet.com”)) {
echo “ada tulisan planet.com”;
}
else {
echo “tidak ada tulisan planet.com”;
}
?>
contoh
di atas adalah gabungan dari strpos(); dengan fungsi if, yang dapat
berfungsi untuk mengecek eksistensi/ keberadaan, logika dari script di
atas adalah:
jika dalam string $email1 terdapat huruf “planet.com”
maka cetak tulisan “ada tulisan planet.com” sebaliknya jika tidak ada
maka cetak tulisan “tidak ada tulisan planet.com”
artikel terkait strpos()
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Strpos Mencari Tahu Dimana Posisi Sebuah Karakter
trim() digunakan untuk
menghapus spasi di kanan dan kiri teks.
htmlentities() digunakan
untuk mengkonversi karakter-karakter tertentu dalam tag HTML, emm..kok ribet
ya, pokoknya hasil fungsi ini akan menerjemahkan tag-tag HTML sebagai teks
biasa.
strip_tags digunakan
untuk menghilangkan tag-tag HTML dan PHP dalam sebuah string.
Ketiga fungsi di atas bisa
digunakan untuk memfilter input/masukan form pada website kita, misalnya pada
form buku tamu. Untuk contoh penggunaannya, siapkan file2 berikut:
1. database
create
database db_gb ;
use db_gb;
create table guestbook (id int unsigned not null primary key auto_increment,
nama varchar(50) not null, email varchar(100) not null, pesan text not null)
2. file
koneksi.php
<?php
$host=”localhost”; $uname=”root”;
$pass=”"; $db=”db_gb”;
$koneksi=mysql_connect($host,$uname,$pass);
mysql_select_db($db,$koneksi);
?>
3. file
gb.html
<form method=”post”
action=”proses.php”>
Nama *<br><input type=”text” name=”nama”
size=”34″><br>
Email *<br><input type=”text” name=”email”
size=”34″><br>
Pesan *<br><textarea name=”pesan” rows=”8″
cols=”40″></textarea>
<br>*) Wajib diisi <br>
<input type=”reset” value=”Reset”
name=”kosongkan”>
<input type=”submit” value=”Kirim”
name=”kirim”>
</form>
<p><a
href=”lihatgb.php”>[ Lihat Data Tamu ]</a>
4. file
proses.php
<?php
include’koneksi.php’;
if(isset($_POST['kirim']) &&
($_POST['kirim']===’Kirim’))
{
/*— filter input dg kombinasi fungsi trim dan strip_tags —*/
$nama=trim(strip_tags($_POST['nama']));
$email=trim(strip_tags($_POST['email']));
$pesan=trim(strip_tags($_POST['pesan']));
/*— filter input dg kombinasi fungsi trim dan htmlentities —*/
/*
$nama=trim(htmlentities($_POST['nama']));
$email=trim(htmlentities($_POST['email']));
$pesan=trim(htmlentities($_POST['pesan']));
*/
/* ———————- tanpa filter ————————*/
/*
$nama=$_POST['nama'];
$email=$_POST['email'];
$pesan=$_POST['pesan'];
*/
if(($nama==”) || ($email==”) || ($pesan==”))
$error= “Data tidak lengkap.<br>”;
if(($nama!=”) && ($email!=”) && ($pesan!=”))
{ $queryAddGb=mysql_query(“insert
into guestbook
values(NULL,’$nama’,'$email’,'$pesan’)”);
if($queryAddGb)
{ echo”<font color=red><b>Guestbook
berhasil disimpan</b></font>”;
echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2;
url=./gb.html\”>”;
exit; }
else
{ echo”<font
color=red><b>Data gagal disimpan</b></font>”;
echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2;
url=./gb.html\”>”;
exit; }
}
if(isset($error))
{ echo”<font
color=red><b>$error</b></font>”;
echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2;
url=./gb.html\”>”;
exit; }
}?>
5. file lihatgb.php
<?php
include’koneksi.php’;
$queryGb = mysql_query(“select *
from guestbook”);
$jmlGb = mysql_num_rows($queryGb);
if($jmlGb==0)
{
echo”Data tamu masih kosong”; }
else
{ $queryTampil=mysql_query(“select *
from guestbook order by id desc”);
echo”<p>DATA TAMU<p>”;
while($dataGb=mysql_fetch_row($queryTampil))
{
echo”".wordwrap($dataGb[1],70,”<br>”,1).”<br>”;
echo”".wordwrap($dataGb[3],85,”<br>”,1).”
“;
echo”<hr width=60% align=left>”; }}
?>
Ok, setelah semua siap mari kita coba
menginputkan data buku tamu. Misal :
Percobaan
1
Masukkan spasi
yang banyak pada semua data nama, email dan pesan. Misal, tekan tombol spasi
mpe 100X , he..he….
Hasilnya, akan keluar pesan data tidak lengkap. Mengapa begitu? Karena sebelum
divalidasi, inputan spasi akan dihilangkan oleh fungsi trim. Akibatnya data
akan kosong dan keluarlah pesan data tidak lengkap.
Percobaan
2
Masukkan data berikut:
Nama :
<b><i><u>Phii</u></i></b>
Email : phii@poesing.bgt
Pesan : <b><font color=red>Ayo belajar PHP, biar
bisa bikin web sendiri</font></b>
Setelah berhasil
menginputkan data, silahkan klik [ lihat data tamu ]. Hasilnya, tag2 HTML akan
dilenyapkan. Kenapa bisa hilang? Karena sebelum divalidasi, tag2 HTML akan
dilenyapkan oleh fungsi strip_tags, sehingga yang akan tersimpan dalam tabel
adalah string yang bersih dari tag2 HTML.
Percobaan
3
Jadikan komentar
pada bagian script filter yang menggunakan trim dan strip_tags. Lalu, hilangkan
komentar pada script filter yang menggunakan trim dan htmlentities.
Masukkan data
yang sama dengan percobaan 2. Hasilnya, tag2 HTML akan ditampilkan, tapi hanya
sebagai teks biasa. Mengapa begitu? Karena sebelum divalidasi, tag2 HTML akan
difilter oleh fungsi htmlentities, sehingga hanya akan dibaca sebagia string biasa.
Percobaan
4
Jadikan komentar
pada bagian script filter yang menggunakan trim dan htmlentities.
Kali ini, kita
akan menginputkan data tanpa fliter, maka hilangkan komentar pada script tanpa
filter. Inputkan data sama seperti percobaan 1. Hasilnya? Lihat sendiri ya?
Setelah itu inputkan data sama seperti percobaan 2. Hasilnya? Lihat sendiri
juga ya.he…he..
Teman2 bisa donlot scriptnya disini
Kesimpulan, ketiga fungsi di atas
bisa kita gunakan untuk menyaring atau memfilter masukan terhadap form di web
kita, terutama dari pengunjung web kita yang doyan banget nginjek eh..maksudnya
nginject form dengan HTML injection
*) Kalo mo nyoba percobaan 4 dg
kode HTML yang bisa digunakan untuk deface, tanyakan saja pada Al-k
*) Untuk data email, silahkan ditambahkan
sendiri validasinya, kaya?e dah pernah dibahas ma Anggi. Cari sendiri ya
Akhir kata, cukup sekian dulu
belajar PHP dari Phii, lain kali ditambah lagi. ?BANYAK JALAN MENUJU ROMA?
Mungkin ketiga fungsi PHP yang barusan kita bahas bukan cara satu2 nya untuk
memfilter masukan, jika ada temen2 yang mengetahui cara lain, mohon
ditambahkan. Terima Kasih?
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Fungsi – fungsi untuk memfilter input form
Di
sini saya hanya akan melakukan sedikit
review untuk mempermudah pemahaman teman2 tentang Passing By Value
dan Passing By Reference dengan cara membandingkannya. Start…
passing by
value,
secara
default, semua nilai yang di-pass masuk atau keluar dari fungsi
adalah passing by value, bukan by reference. ini berarti PHP membuat
kopian dari nilai original dan nilai kopian itulah yang kita akses
dan kita manipulasi, bukan nilai originalnya.
dengan
begitu bagaimanapun kita ubah nilai itu, tidak akan mengubah nilai
originalnya…
contoh:
<?php
function jumlah($nilai) {
$nilai++;
}
$input=5;
jumlah($input);
echo $input;
?>
Penjelasan:
Pada
saat fungsi jumlah dipanggil,
jumlah($input);
fungsi
tersebut akan memasukkan nilai dari variabel $input kedalam
argumennya, jadi disini argumen fungsi jumlah adalah 5 (ini adalah
nilai aslinya). selanjutnya PHP meng-copy nilai asli tersebut,
kemudian hasil copy-nya digunakan untuk proses manipulasi fungsi,
sedangkan nilai yang asli dibiarkan tidak berubah. Proses
manipulasinya sbb:
$nilai++;
$nilai = $nilai + 1
$nilai = 5
+ 1
$nilai = 6
Untuk
output,
echo $input;
nilai
variabel $input yang diambil disini adalah nilai variabel aslinya,
sehingga hasil manipulasi fungsi tadi tidak dipakai, karena bukan
nilai asli. Jadi outputnya adalah 5
Tampilan
output:
tetapi
apabila menggunakan passing by reference akan bernilai 6.
bagaimana
outputnya akan bernilai 6? akan saya jelaskan lebih dahulu tentang
passing by reference.
passing by
reference,
berbeda
dengan passing by value yang bersifat mengkopi, passing by reference
memberikan nilai aslinya untuk diakses dan dimanipulasi, dengan
contoh yang sama seperti diatas, kita akan modifikasi menjadi
mekanisme passing by reference.
Untuk
mengubah jadi passing by reference, kita hanya cukup menambahkan
operator & pada argumennya.
<?php
function jumlah(&$nilai)
{
$nilai++;
}
$input=5;
jumlah($input);
echo $input;
?>
Penjelasan:
Sesuai
dengan penjelasan passing by reference diatas, nilai yang diakses &
dimanipulasi adalah nilai aslinya, dengan begitu hasil manipulasi
fungsilah yang gunakan sebagai outputnya, yaitu 6.
Tampilan
Outputnya:
Finish…
Mudahkan, saya ingatkan lagi bahwa ini hanya sekedar untuk
mempermudah pemahaman teman2 saja, sengaja saya menggunakan bahasa
yang umum agar lebih mudah dimengerti..
Selamat
membaca,
Semoga
berguna buat teman2 semua.. Amin.
Untuk download file-nya disini
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Passing By Value VS Passing By Reference
Pernahkan anda melihat tampilan login seperti diatas? Jika pernah, mungkin anda
penasaran bagaimana cara membuatnya. Untuk membuat login seperti di atas, Caranya sangat
mudah. Kuncinya terletak pada Header. Header dalam PHP mempunyai fungsi yang banyak
sekali dan bisa diotak-atik. Baiklah, saya akan menjelaskan cara membuatnya.
Buat file dengan nama index.php lalu ketikkan script berikut :
<?php
if (!isset($_SERVER['PHP_AUTH_USER'])) {
header(‘WWW-Authenticate: Basic realm=”Login ala Cpanel”‘);
echo ‘Anda membatalkan login !’;
exit;
} else {
echo “Anda memasukkan username {$_SERVER['PHP_AUTH_USER']}.
“;
echo “dan password {$_SERVER['PHP_AUTH_PW']}.
“;
}
?>
Sedikit penjelasan script diatas :
If(!isset artinya jika variabel PHP_AUTH_USER belum/tidak diisi, maka akan tampil kotak dialog
login. Dan jika diisi, maka akan tampil username dan password yang anda masukkan.
Bagaimana ? Cukup mudah bukan ? Selamat membuat login yang keren
Download sourcenya Disini
Dalam menjalankan script php anda membutuhkan XAMPP Server Console PHP Apache
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Membuat login ala cpanel
Halo semua, jumpa lagi dengan Phii. Kali ini, Phii akan membahas
bagiamana menangkap variabel post pada form buku tamu sederhana agar
ketika pengunjung memasukkan data dan ada beberapa data yang tidak
valid, pengunjung web kita tidak perlu mengisi ulang dari awal lagi.
Bingung? Kira2 begini, misal pengunjung web kita sudah menulis panjang
lebar untuk data pesan, tapi kelupaan nulis data email, padahal data
email wajib ditulis. Nah, ketika dikirim, proses akan dibatalkan karana
ada data yang tidak lengkap dan akan menampilkan kembali form buku tamu
yang kosong. Kasihan kan kalo harus nulis lagi, bisa jadi malah
pengunjung web kita males n ga jadi nulis buku tamu. sudah cukup jelas?
Oke…langsung kita bahas. Mari kita siapkan file2-nya :
database
create database db_gb ;
use db_gb;
create
table guestbook (id int unsigned not null primary key auto_increment,
nama varchar(50) not null, email varchar(100) not null, pesan text not
null);
file koneksi.php
<?php
$host=”localhost”; $uname=”root”; $pass=”"; $db=”db_gb”;
$koneksi=mysql_connect($host,$uname,$pass);
mysql_select_db($db,$koneksi);
?>
file lihatgb.php
<?php
$queryGb = mysql_query(“select * from guestbook”);
$jmlGb = mysql_num_rows($queryGb);
if($jmlGb==0)
{
echo”Data buku tamu masih kosong”;
}
else
{
$queryTampil=mysql_query(“select * from guestbook order by id desc”);
echo”<p>DATA BUKU TAMU<p>”;
while($dataGb=mysql_fetch_row($queryTampil))
{
echo”<b>$dataGb[1]</b><br>”;
echo”".wordwrap($dataGb[3],85,”<br>”,1).” “;
echo”<hr width=50% align=left>”;
}
}
?>
file gb.php
<?php
include’koneksi.php’;
if(isset($_POST['kirim']) && ($_POST['kirim']==’Kirim’))
{
$nama=trim(strip_tags($_POST['nama']));
$email=trim(strip_tags($_POST['email']));
$pesan=trim(strip_tags($_POST['pesan']));
//validasi form
if($nama==”)
$error1= “<font color=red> « Nama belum diisi</font><br>”;
if($email==”)
$error2= “<font color=red> « Email belum diisi</font><br>”;
if($pesan==”)
$error3= “<font color=red> « Pesan belum diisi</font><br>”;
if($email!=”)
{
$polaemail = “^.+@.+\..+$”; //nyontek tutorial validasi email yg ditulis b_scorpio
$cek=eregi($polaemail,$email);
if(!$cek)
{
$error4=”<font color=red> « Pola email salah</font>”;
}
}
//jika semua data valid
if(($nama!=”) && ($email!=”) && $cek && ($pesan!=”))
{
//simpan data buku tamu
$queryAddGb=mysql_query(“insert into guestbook
values(NULL,’$nama’,'$email’,'$pesan’)”);
if($queryAddGb) //jika query simpan buku tamu berhasil
{
//tampilkan pesan berhasil
echo”<font color=red><b>Guestbook berhasil disimpan</b></font>”;
echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”2; url=./gb.php\”>”;
exit;
}
else //jika query gagal
{
//tampilkan pesan gagal
echo”<font color=red><b>Data gagal disimpan</b></font>”;
echo”<meta http-equiv=\”refresh\” content=\”10; url=./gb.html\”>”;
exit;
}
}
if(isset($error1) || isset($error2) || isset($error3) || isset($error4))
{
//tangkap variabel post untuk menampilkan kembali data yang sudah diisi pada form
$ex_nama=trim(strip_tags($_POST['nama']));
$ex_email=trim(strip_tags($_POST['email']));
$ex_pesan=trim(strip_tags($_POST['pesan']));
}
}
include’lihatgb.php’;
//semua value variabel diset kosong jika belum diisi
if(empty($ex_nama))
{
$ex_nama=”;
}
if(empty($ex_email))
{
$ex_email=”;
}
if(empty($ex_pesan))
{
$ex_pesan=”;
}
?>
<p><br><br>FORM BUKU TAMU
<form method=”post” action=”">
Nama *<br><input type=”text” name=”nama” size=”34″ value=”<?php echo $ex_nama;?>”><?php
if(isset($error1)) //jika data nama kosong
{
echo $error1; //tampilkan pesan di samping textbox nama
}
?><br>
Email *<br><input type=”text” name=”email” size=”34″ value=”<?php echo $ex_email;?>”><?php
if(isset($error2)) //jika data email kosong
{
echo $error2; //tampilkan pesan d isamping textbox email
}
if(isset($error4)) //jika data email tidak sesuai dengan pola email
{
echo $error4; //tampilkan pesan di samping textbox email
}
?><br>
Pesan *<br><textarea name=”pesan” rows=”8″ cols=”40″><?php echo $ex_pesan;?></textarea><?php
if(isset($error3)) //jika data pesan kosong
{
echo $error3; //tampilkan pesan di samping textarea pesan
}
?>
<br>*) Wajib diisi <br>
<input type=”reset” value=”Reset” name=”kosongkan”>
<input type=”submit” value=”Kirim” name=”kirim”>
</form>
Mari dicoba :
Jalankan file gb.php
Coba isi beberapa data, misal :
data nama : Bolang
data
pesan: Aku senang sekali mengunjungi ilmuwebsite.com, karena disini aku
bisa belajar web programming. Untuk para staf, cayoo…jangan
pernah bosan berbagi ilmu, agar semakin banyak anak2 bangsa ini yang
pinter web programming. Selalu ditunggu artikel2 barunya, n….tetap
semangatttttt!!!
Apa
yang terjadi? Si Bolang ini lupa ga masukin data email. Alhasil proses
simpan buku tamu ditolak karana data email wajib diisi.
Disinilah topik bahasan artikel ini berguna.
Yuppp….karena variabel yang sudah diisi telah ditangkap pak polisi,
eh…salah, maksudnya ditangkap oleh variabel ex_nama dan ex_pesan,
maka ketika form buku tamu ditampilkan kembali, data2 yang sudah diisi
tidak kosong tapi sudah terisi oleh data yg sebelumnya sudah
dimasukkan. Jadi Si Bolang tinggal mengisi data email saja.
Coba masukkan data email : bolang@yahoo, lalu klik Kirim
Aduh..aduhhhh…Si
Bolang ini orangnya kurang teliti sama kaya Phii. Jadi ketika disimpan,
lagi2 proses ditolak, karena pola email tidak sesuai dengan pola yang
sudah ditentukan.
Kali ini variabel yang ditangkap tidak hanya nama
dan pesan, tapi juga email. Form yang ditampilkan akan menampilkan
data2 yang sudah dimasukkan sebelumnya.
ini Si Bolang tidak akan melakukan kesalahan input lagi. Si Bolang
menambahkan .com pada data email, sehingga data email menjadi
bolang@yahoo.com. Lalu klik Kirim.
Horeeee….Bolang sukses mengisi form buku tamu.
Script php-nya silahkan donlot disini
Wuah…panjang
sekalee artikelnya, udah ah…sampai di sini dulu artikel dari Phii.
Jika ada teman2 yang menemukan cara lain silahkan menghubungi phii di
flore_ephi@yahoo.co.id atau share di ilmuwebsite.
*) Special thanks 2 –> Aeterna_16
Phii
dapet trik ini dari temen Phii yang nicknya aeterna. Makasih udah boleh
share ilmunya di ilmuwebsite melalui artikel yang Phii tulis. Salam bwt
rekan2 team PKTI, crazy6, aeterna_16, n angel. Woiii…cari proyek lagi
yukkkk….udah skarat nih..hahahah…
*) Salam bwt smua staff –> Anggi, Al-k, Safril, Fadli, Ivan, Ronny, Dr.emi n smua pengunjung setia ilmuwebsite
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Menangkap Variabel Post
Yups,
selamat berjumpa kembali dengan penulis dalam Belajar PHP :-q~~ Sebelum
ke inti artikel penulis akan mencoba melakukan review mengenai
pengetahuan yang telah diketahui sebelumnya. Tak kenal maka tak dalam,
begitulah kata sang ahli.
~ Array merupakan sekelompok data dalam hal
ini variable yang terdapat dalam sebuah variable. Dengan kata lain
banyak variable yang terdapat dalam satu variable. Nah inilah yang
dinamakan dengan array.
Untuk merepresentasikan sebuah array, penulis ambil contoh :
$angka = array(“Satu”, “Dua”, “Tiga”);
Dari
situ timbul pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan array, salah satunya
adalah bagaimana caranya mengambil suatu data yang berada dalam array.
Dimisalkan yang akan diambil adalah “Dua”. Hal yang perlu dilakukan
cukup dengan menggunakan nama variable si array tersebut ditambah
dengan urutan keberapakah data yang akan diambil nantinya.
Maka …
$angka = array(“Satu”, “Dua”, “Tiga”);
$ambilarray = $angka[1];
echo $ambilarray ;
Yang ditampilkan dalam browser ..
Dua
Lalu
timbul satu pertanyaan lagi, mengapa untuk mengambil data “Dua” itu
berada pada urutan ke 1?. Sebagaimana ditampilkan dalam source code
$angka[1];. Yup, ini terjadi dikarenakan array itu bermula dari angka
0. Sehingga :
“Satu” itu berada pada urutan ke 0
“Dua” itu berada pada urutan ke 1 , sedangkan
“Tiga” itu berada pada urutan ke 2
Hmmm…
jika ada variabel dalam variabel. Bagaimana dengan array dalam array ?
Pastinya inilah yang dinamakan array multidimensi. Penulis tidak akan
menjelaskan mengenai array 2 dimensi atau lebih dikarenakan hal ini
amat jarang sekali dipakai. Contohnya …
$angka = array(“Satu”, array(“Dua”,”Tiga”) , “Empat”);
Untuk mengambil nilai dua yang terdapat dalam array tersebut. Cukup dengan memanggil nama variabel arraynya seperti ini :
$angka = array(“Satu”, array(“Dua”,”Tiga”) , “Empat”);
$ambilarray = $angka[1][0];
echo $ambilarray ;
Hasil di browser adalah …
Dua
Begitu juga dengan bentuk array yang lain.
$angka = array(“Satu”, “Dua” => “Satu di tambah Satu”, “Tiga”);
Perhatikan
baris “Dua” => “Satu ditambah Satu” ini berarti variabel “Dua”
memiliki nilai “Satu ditambah satu”, sehingga untuk mengambil nilai
yang berada dalam variabel Dua …
$angka = array(“Satu”, “Dua” => “Satu di tambah Satu”, “Tiga”);
$nilaidua = $angka['Dua'];
echo $nilaidua ;
Maka yang akan ditampilkan oleh browser adalah …
Satu ditambah Satu
Yup,
array memiliki banyak sekali peran dalam web development. Penulis
sendiri menggunakan array dalam manajemen artikel., searching database,
dan banyak lagi contoh yang lain dimana pentingnya peranan seorang Array.
~~
Dari situ penulis akan memberikan sebuah contoh dari implementasi array.
Untuk implementasi kali ini penulis akan menggunakan array sebagai database penyimpanan kata-kata yang nantinya akan diblokir.
Blokir kata dalam komentar dengan Array
Sebelumnya buat database komentarnya terlebih dahulu.
create database komentar;
use komentar;
create table komentar( id int(5) primary key auto_increment, penulis varchar(50), email varchar(30), isikomentar text);
insert into komentar values(”,’Al-k’,'alkemail@gmail.com’,'Pada dasarnya Ryuzaki itu tidak ganteng’);
insert into komentar values(”,’Al-k’,'alkemail@gmail.com’,'Pada dasarnya Ryuzaki manusia juga’);
insert into komentar values(”,’Al-k’,'alkemail@gmail.com’,'Pada dasarnya Ryuzaki adalah manusia yang tidak keren huehueue’);
Kemudian file config.php, file ini yang menghubungkan antara database dengan webserver apache …
<?php
$user = “root” ;
$passwd = “”;
$host = “localhost” ;
$koneksi = mysql_connect($host, $user, $passwd) ;
mysql_select_db(“komentar”,$koneksi) or die (“Database tidak bisa dikoneksi”);
?>
Selanjutnya file intinya, array.php :
<?php
require_once “config.php”;
$perintah = “select * from komentar order by id desc”;
$jalankanperintahnya = mysql_query($perintah);
$katayangdiblokir = “keren ganteng”;
$potongkata = explode(” “, $katayangdiblokir);
$jumlaharray = count($potongkata);
if ($_REQUEST['isikomentar'] == “iya” )
{
if (ISSET($_POST['isinya']))
{
$isikomentarnyaadalah = $_POST['isinya'];
$namanya = $_POST['namanya'];
$emailnya = $_POST['emailnya'];
mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,'$emailnya’,'$isikomentarnyaadalah’)”);
header (“location: array.php”);
}
}
echo “<b>Komentar :</b><br><hr>”;
while ($hasil = mysql_fetch_array($jalankanperintahnya))
{
$nama = $hasil['penulis'];
$email = $hasil['email'];
$komentar = strtolower($hasil['isikomentar']);
$isikomentar = explode(” “,$komentar);
$arraykomentar = count($isikomentar).”<br>”;
$total_loop = $arraykomentar + $jumlaharray ;
for ( $i = 0; $i < $jumlaharray ; $i++)
{
if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))
{
$komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;
}
}
echo “Nama : $nama <br>”;
echo “Email : $email <br>”;
echo “Komentar : <br>$komentar <hr>”;
}
?>
<html><body>
<b>Isi Komentar :</b>
<table border=0>
<form method = ‘POST’ action = <?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]?isikomentar=iya” ; ?> >
<tr><td>Nama:</td><td><input type=text name=namanya></td></tr>
<tr><td>Email:</td><td><input type=text name=emailnya></td></tr>
<tr><td
valign=top>Isinya:</td><td><textarea rows=6 cols=40
name=isinya></textarea></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit name=submit value=Kirim
style=’color: #000000; border: 1px solid #000000; background-color: #DFDFDF’></td></tr>
</form></table>
</body>
</html>
Dilangsungkan ke script intinya saja.
Perhatikan barisan kalimat …
require_once “config.php”;
$perintah = “select * from komentar order by id desc”;
$jalankanperintahnya = mysql_query($perintah);
![]()
cukup familiar? yups, dengan memanfaatkan file koneksi antara webserver
dengan mysql servernya, yakni file config.php. Lalu tampilkan semua isi
dari tabel komentar dan lakukan sorting berdasarkan id yang terakhir
kali disimpan dalam database.
Kemudian …
$katayangdiblokir = “keren ganteng”;
$potongkata = explode(” “, $katayangdiblokir);
$jumlaharray = count($potongkata);
Database
kata yang nantinya akan diblokir disisipkan kedalam variabel
$katayangdiblokir. Lalu muncul kembali pertanyaan, mengapa tidak
berbentuk seperti ini :
$katayangdiblokir = array(“keren”,”ganteng”);
Karena
penulis akan mencoba mengenalkan penggunaan fungsi explode. Explode
berfungsi untuk memisahkan suatu string menjadi kumpulan
variabel-variabel.
explode() yang digunakan dalam implementasi kali ini berfungsi untuk membuat array dengan memisahkan variabel menggunakan spasi.
kumpulkan databasenya …
$katayangdiblokir = “keren ganteng”;
kemudian pisahkan lalu masukkan ke dalam array $potongkata
$potongkata = explode(” “, $katayangdiblokir);
Sehingga hasilnya nanti sama dengan $katayangdiblokir = array(“keren”,”ganteng”);
Kemudian jumlahkan variabel yang berada dalam array
$jumlaharray = count($potongkata);
Lalu perhatikan susunan kalimat ini …
if ($_REQUEST['isikomentar'] == “iya” )
{
if (ISSET($_POST['isinya']))
{
$isikomentarnyaadalah = $_POST['isinya'];
$namanya = $_POST['namanya'];
$emailnya = $_POST['emailnya'];
mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,'$emailnya’,'$isikomentarnyaadalah’)”);
header (“location: array.php”);
}
}
Sebelum beralih lebih lanjut, coba kita perhatikan form yang dihasilkan dari halaman array.php
<form method = ‘POST’ action = <?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]?isikomentar=iya” ; ?> >
<tr><td>Nama:</td><td><input type=text name=namanya></td></tr>
<tr><td>Email:</td><td><input type=text name=emailnya></td></tr>
<tr><td
valign=top>Isinya:</td><td><textarea rows=6 cols=40
name=isinya></textarea></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit name=submit value=Kirim
style=’color: #000000; border: 1px solid #000000; background-color: #DFDFDF’></td></tr>
</form>
Yang dihasilkan oleh form ini adalah :
variabel $_POST['namanya'] yang diambil dari text box “namanya”
variabel $_POST['emailnya'] yang diambil dari text box “emailnya”
kemudian variabel $_POST['isinya'] yang diambil dari text area dan
variabel $_REQUEST['isikomentar'] yang dihasilkan dari action si form, dalam hal ini
<form method = ‘POST’ action = <?php echo “$_SERVER[PHP_SELF]?isikomentar=iya” ; ?> >
Kita kembali ke baris ini
if ($_REQUEST['isikomentar'] == “iya” )
{
if (ISSET($_POST['isinya']))
{
$isikomentarnyaadalah = $_POST['isinya'];
$namanya = $_POST['namanya'];
$emailnya = $_POST['emailnya'];
mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,'$emailnya’,'$isikomentarnyaadalah’)”);
header (“location: array.php”);
}
}
ketika user telah selesai mengisi komentar
if ($_REQUEST['isikomentar'] == “iya” )
dan apabila user telah mempost ( me-submit ) komentarnya
if (ISSET($_POST['isinya']))
maka kenalkan variabel global $_POST['isinya'] sebagai $isikomentarnyaadalah, kemudian jadikan $_POST['emailnya'] sebagai variabel $emailnya.
$isikomentarnyaadalah = $_POST['isinya'];
$namanya = $_POST['namanya'];
$emailnya = $_POST['emailnya'];
kemudian masukkan kedalam database
mysql_query(“insert into komentar values (”,’$namanya’,'$emailnya’,'$isikomentarnyaadalah’)”);
setelah selesai, lakukan redirect ke halaman array.php
header (“location: array.php”);
sehingga user langsung dapat melihat komentar yang baru saja dimasukkan.
Bisa diperhatikan juga kalimat ini
while ($hasil = mysql_fetch_array($jalankanperintahnya))
{
$nama = $hasil['penulis'];
$email = $hasil['email'];
$komentar = strtolower($hasil['isikomentar']);
$isikomentar = explode(” “,$komentar);
$arraykomentar = count($isikomentar).”<br>”;
$total_loop = $arraykomentar + $jumlaharray ;
for ( $i = 0; $i < $jumlaharray ; $i++)
{
if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))
{
$komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;
}
}
echo “Nama : $nama <br>”;
echo “Email : $email <br>”;
echo “Komentar : <br>$komentar <hr>”;
}
Penulis ambil kalimat intinya :
Selama dalam database masih terdapat record, ambil nilainya dan sisipkan kedalam variabel $hasil
while ($hasil = mysql_fetch_array($jalankanperintahnya))
lakukan change case pada isikomentar dalam database menjadi huruf kecil semua …
$komentar = strtolower($hasil['isikomentar']);
jadikan array dengan memanfaatkan spasi yang ada
$isikomentar = explode(” “,$komentar);
Berapakah jumlah variabel yang terdapat dalam array ?
$arraykomentar = count($isikomentar).”<br>”;
Sebuah baris lagi yang perlu dipahami …
$total_loop = $arraykomentar + $jumlaharray ;
ini
terjadi dikarenakan adakalanya saat-saat dimana komentar yang
dimasukkan oleh user lebih sedikit dari database kata yang akan
diblokir, dan seringkali database kata yang diblokir itu lebih sedikit
jumlah arraynya dibandingkan komentar yang dimasukkan. Sehingga perlu
dijumlahkan antara jumlah array pada komentar yang diblokir dengan
jumlah array dari komentar yang dimasukkan.
Ini dia kalimat intinya …
for ( $i = 0; $i < $jumlaharray ; $i++)
{
if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))
{
$komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;
}
}
lakukan pengulangan sebanyak $jumlaharray kesemuanya.
for ( $i = 0; $i < $jumlaharray ; $i++)
jika didalam isi komentar terdapat kata-kata yang diblokir.
if(in_array($potongkata[$i],$isikomentar))
maka tampilkan komentar yang ada menjadi no comment
$komentar = “<font color=red><b>no comment</b></font>” ;
selain itu tampilkan seperti adanya.
Contoh lain penggunaan fungsi in_array( ) :
$buah = array (“Mangga”, “Jambu”, “Pepaya”, “Pisang”);
if (in_array (“Jambu”, $buah))
{
print “Ada buah Jambu euyyy … “;
}
Jika terdapat Jambu dalam array buah
if (in_array (“Jambu”, $buah))
maka tampilkan Ada buah Jambu euyyy …
print “Ada buah Jambu euyyy … “;
Dari situ mungkin anda memiliki ide-ide brilian guna diimplementasikan dalam web anda tentunya.
Jadi, silahkan kembangkan imajinasi anda dan tuangkan dalam cangkir source code. :-q
Script tersebut bisa diambil langsung disini
http://www.networkandgame.890m.com/ilmuwebsite/al-k-lebih-dalam-mengenal-array.zip
Greetz
to : b_scorpio & phii_
, AbuZahra, fadli, safril, ivan, dr.emi,
minangmedia dan member ilmuwebsite yang setia mengunjungi situs ini.
~
Special for : jojo
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Lebih dalam mengenal array
Dalam
mengembangkan sebuah aplikasi web, seorang developer dihadapkan kepada
beberapa opsi dalam melakukan update, insert, dan delete record
database. Dan itu semua diawali pada penggunaan form dengan berbagai
action dan method. Begitupun halnya pada implementasi ketika user
memasukkan data ke dalam form inputan. Yang kemudian dilanjutkan kepada
proses pengolahan dimana setelahnya hasil dari olahan tersebut
dimasukkan kedalam database. Nah disinilah pemilihan fungsi method
dibutuhkan. Method ini terbagi menjadi 2, yakni POST dan GET, masing
masing memiliki perbedaan yang tipis. Sederhananya method ini bekerja
ketika si user menekan tombol submit dengan action yang telah disetting
sebelumnya. ( kalo pusing baca lagi dari awal.
~~ ) Dalam
implementasi contoh kasusnya seperti ini, buat satu file html bernama index.html :
<html>
<head><title>Isi Buku tamu</title></head>
<body>
<form action=get.php method=get>
<table border=0>
<tr><td>Nama : </td><td><input type=text name=nama></td></tr>
<tr><td>Email :</td><td><input type=text name=email></td></tr>
<tr><td>Homepage : </td><td><input type=text name=homepage></td></tr>
<tr><td>Isi :</td><td><textarea name=isi cols=25 rows=6></textarea></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit value=Kirim></td></tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Dan get.php :
<?php
echo $_GET['nama'].”<br>”.$_GET['email'].”<br>”.$_GET['isi']
?>


Perhatikan
url pada browser internet anda, terlihat url yang super panjang, ini
terjadi akibat dari variable yang dihasilkan oleh form inputan kembali
ditampilkan beserta isinya. Hal ini jelas memiliki dampak kelemahan
karena umumnya browser hanya dapat memperlihatkan dan mengambil nilai
sebanyak 256 karakter dari address bar. Dan tentunya hal ini akan
berpengaruh kepada data yang akan diolah dan di simpan kedalam database
nantinya.
Ditampilkannya hasil dari form inputan berguna sekali
jika diimplementasikan pada pembuatan fasilitas searching. Namun hal
ini menjadi kendala jika method get ini digunakan dalam menginput data
dengan text yang panjang. Dari sinilah permasalahan seperti ini
ditangani oleh method post. Tapi sebelumnya, buat sebuah file bernama index2.html :
<html>
<head><title>Isi Buku tamu</title></head>
<body>
<form action=post.php method=post>
<table border=0>
<tr><td>Nama : </td><td><input type=text name=nama></td></tr>
<tr><td>Email :</td><td><input type=text name=email></td></tr>
<tr><td>Homepage : </td><td><input type=text name=homepage></td></tr>
<tr><td>Isi :</td><td><textarea name=isi cols=25 rows=6></textarea></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit value=Kirim></td></tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Dan satu lagi halaman post.php berisi :
<?php
echo $_POST['nama'].”<br>”.$_POST['email'].”<br>”.$_POST['homepage'].”<br>”.$_POST['isi'];
?>

Jika
user memasukkan data melalui form input yang ada di index2.html, maka
hasil yang dikirimkan dengan method post tidak akan ditampilkan di
address bar, namun tetap tersimpan dalam memory, untuk mengambilnya
cukup dengan menggunakan variable $_POST[‘variable’], hal ini tentunya
dapat mencegah url yang terlihat kotor, berantakan, dan penuh dengan
noda-noda.
. Yups, sepertinya cukup jelas.
Sekian dan terima kasih.
~
Script-nya dapat anda download disini
http://networkandgame.890m.com/ilmuwebsite/lab.zip
Greetz : b_scorpio berjuang tuk menguasai jagat raya.
~,
phii_ yang dah kerja
makan makannya kapan ?,
safril yang nunggu zine keluaran ilmuwebsite.
Special for jojo. How r u today ? ![]()
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori php kuliah dengan judul Penggunaan POST dan GET

